Lamongan Digegerkan Truk Tangki Terguling di Deket, Diduga Sopir Mengantuk hingga Tabrak Pohon

Senin, 8 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas kepolisian melakukan evakuasi dan pengamanan lokasi kecelakaan truk tangki yang terguling setelah menabrak pohon di Desa Sugihwaras, Kecamatan Deket, Lamongan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas kepolisian melakukan evakuasi dan pengamanan lokasi kecelakaan truk tangki yang terguling setelah menabrak pohon di Desa Sugihwaras, Kecamatan Deket, Lamongan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Kecelakaan lalu lintas tunggal melibatkan sebuah truk tangki terjadi di Jalan Raya Deket–Karangbinangun, tepatnya di Desa Sugihwaras, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan, Sabtu (6/6/2026) siang. Kendaraan bermuatan tangki tersebut terguling setelah menabrak pohon di tepi jalan, diduga akibat pengemudi kehilangan konsentrasi karena mengantuk saat berkendara.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.45 WIB itu sempat menarik perhatian pengguna jalan dan warga sekitar. Selain menyebabkan kerusakan parah pada kendaraan, kecelakaan juga mengakibatkan pengemudi mengalami luka-luka dan harus mendapatkan penanganan medis.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, truk tangki bernomor polisi B-9224-UCM yang dikemudikan MAA (28), warga Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, melaju dari arah utara menuju selatan.

Saat memasuki kawasan Desa Sugihwaras, pengemudi diduga mengalami kelelahan hingga mengantuk. Kondisi tersebut membuat kendaraan kehilangan kendali dan sempat oleng ke arah kanan jalan.

Pengemudi kemudian berusaha menguasai kendaraan dengan membanting setir ke kiri. Namun upaya tersebut justru membuat truk menghantam pohon di bahu jalan sebelum akhirnya terguling.

Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid membenarkan adanya kecelakaan tunggal tersebut. Dari hasil penyelidikan awal, dugaan sementara penyebab kecelakaan adalah faktor kelelahan yang dialami pengemudi.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan saksi di lokasi, pengemudi diduga kurang hati-hati karena mengalami kelelahan atau mengantuk saat mengemudikan kendaraan,” ujarnya.

Setelah menerima laporan, petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi korban, mengamankan kendaraan, serta mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan maupun kecelakaan lanjutan.

Akibat insiden tersebut, bagian depan truk mengalami kerusakan cukup berat. Kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun kendaraan lain yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.

Kasus ini kembali menjadi pengingat pentingnya keselamatan berkendara, khususnya bagi pengemudi kendaraan berat yang menempuh perjalanan jarak jauh.

Polres Lamongan mengimbau seluruh pengendara untuk memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima sebelum berkendara dan segera beristirahat apabila mulai merasakan kelelahan.

“Jangan memaksakan diri saat mengantuk karena dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam berkendara,” pungkas Hamzaid.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru