Lamongan Gelar 1 Muharram, Doa Bersama hingga Pawai Lampion

Selasa, 16 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pak Yes memimpin doa bersama peringatan 1 Muharram 1448 H di Lamongan, Senin, 15 Juni 2026 (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pak Yes memimpin doa bersama peringatan 1 Muharram 1448 H di Lamongan, Senin, 15 Juni 2026 (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Pemerintah Kabupaten Lamongan memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah dengan doa bersama dan pawai lampion di depan Pendopo Lokatantra, Senin (15/6). Kegiatan ini menjadi momentum refleksi spiritual sekaligus penguat kebersamaan warga di tengah dinamika pembangunan daerah.

Peringatan tahun baru Islam itu diisi dengan rangkaian acara bernuansa religi, mulai dari penampilan musik gambus, tari sufi, doa awal tahun, hingga penandaan detik-detik pergantian 1 Muharram. Usai prosesi utama, masyarakat mengikuti pawai ta’aruf lampion yang memeriahkan suasana malam pergantian tahun Hijriah.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menegaskan, 1 Muharram bukan sekadar pergantian kalender, melainkan ruang untuk melakukan introspeksi dan memperkuat komitmen membangun daerah. Menurutnya, semangat hijrah harus diwujudkan dalam kerja nyata, gotong royong, dan kepedulian sosial.

“Momentum 1 Muharram mengajak kita untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan, sekaligus menjaga semangat gotong royong dalam mewujudkan Lamongan yang semakin maju dan megilan,” ujar Pak Yes.

Ia menambahkan, capaian pembangunan yang telah diraih Lamongan perlu dijaga bersama agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Pemerintah daerah, kata dia, berharap semangat Muharram dapat mendorong warga untuk meningkatkan kualitas diri dan kontribusi sosial.

Bagi publik, peringatan ini juga menjadi penegas bahwa pembangunan daerah tidak hanya soal infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga penguatan nilai moral dan kebersamaan. Di tengah tantangan sosial yang terus bergerak, ruang-ruang kebudayaan dan keagamaan seperti ini menjadi penting untuk menjaga harmoni warga.

“Dengan semangat itu, Pemkab Lamongan menaruh harapan agar 1 Muharram menjadi titik tolak memperkuat Lamongan yang lebih maju, religius, dan berdaya saing,” tutupnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru