LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Sebanyak 32 tim dayung dari berbagai daerah di Jawa Timur bakal adu kemampuan dalam Festival Dayung Tejoasri 2026 di Bendungan Bengawan Mati, Dusun Rengin, Desa Tejoasri, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, Minggu (9/8/2026).
Perlombaan perahu tradisional antar-desa se-Jawa Timur itu dijadwalkan dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Puluhan tim peserta berasal dari sejumlah kabupaten dan kota, di antaranya Lamongan, Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, Surabaya, hingga Bojonegoro.
Festival tersebut tidak sekadar menjadi ajang adu cepat di atas air. Pemerintah Desa Tejoasri juga menjadikannya sebagai momentum untuk mengenalkan potensi wisata Bendungan Bengawan Mati sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM di sekitar lokasi.
Kepala Desa Tejoasri Yusuf Bachtiar, S.IP, mengatakan festival tersebut menjadi salah satu agenda kebanggaan desa. Selain membuka ruang bagi atlet dayung berbakat dari tingkat desa, kegiatan itu diharapkan mampu membawa dampak lebih luas bagi masyarakat.
“Festival ini menjadi agenda kebanggaan Desa Tejoasri. Selain menjaring atlet-atlet dayung berbakat dari tingkat desa, kami berharap event ini dapat mendongkrak UMKM lokal serta memperkenalkan keindahan kawasan Bendungan Bengawan Mati kepada masyarakat luas,” ujar Yusuf Bachtiar.
Menurut Yusuf, meningkatnya kunjungan masyarakat selama festival diharapkan ikut memberikan dampak positif terhadap pelaku UMKM yang beraktivitas di sekitar kawasan Bendungan Bengawan Mati.
Dukungan terhadap Festival Dayung Tejoasri 2026 juga datang dari pemerintah daerah. Sejumlah pejabat dan tokoh dijadwalkan hadir dalam pembukaan maupun menyaksikan langsung jalannya perlombaan.
Mereka di antaranya Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jawa Timur, Ketua Umum Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Jawa Timur, serta jajaran Pengurus Cabang PODSI Lamongan.
Tak hanya menyuguhkan persaingan di lintasan air, panitia juga menyiapkan hiburan bagi masyarakat. Penyanyi Ratna Antika dijadwalkan tampil di panggung utama kawasan festival.
Masyarakat dapat menyaksikan Festival Dayung Tejoasri 2026 secara gratis. Panitia mengajak warga datang menikmati perlombaan, memberikan dukungan kepada para atlet, sekaligus meramaikan aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar Bendungan Bengawan Mati.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar