PAMEKASAN, RadarBangsa.co.id – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pamekasan menggelar apel pagi yang dirangkaikan dengan penyematan tanda pangkat pegawai, Senin (16/2/2026). Kegiatan yang berlangsung di aula lapas tersebut dipimpin langsung oleh Kalapas Syukron Hamdani dan diikuti pejabat struktural, seluruh pegawai, serta regu pengamanan.
Apel dimulai pukul 07.30 WIB dan menjadi momentum penegasan komitmen peningkatan kinerja aparatur pemasyarakatan. Dalam arahannya, Syukron menyampaikan selamat kepada pegawai yang memperoleh kenaikan pangkat.
Menurutnya, kenaikan pangkat bukan sekadar simbol administratif, melainkan bentuk penghargaan negara atas dedikasi dan pengabdian aparatur sipil negara di lingkungan pemasyarakatan.
“Kenaikan pangkat ini merupakan bentuk penghargaan negara atas dedikasi dan pengabdian pegawai yang harus diiringi dengan peningkatan kinerja, tanggung jawab, dan integritas dalam pelaksanaan tugas,” ujarnya.
Ia menegaskan, momentum tersebut harus dimaknai sebagai dorongan memperkuat profesionalisme dan kolaborasi antarpersonel. Mengingat tugas lembaga pemasyarakatan yang strategis dalam pembinaan warga binaan serta menjaga keamanan dan ketertiban, setiap pegawai dituntut bekerja sesuai fungsi dan peran masing-masing.
Syukron juga mengingatkan pentingnya soliditas tim untuk menciptakan lingkungan lapas yang aman, tertib, dan kondusif. “Seluruh pegawai harus mampu bekerja secara kolaboratif dan saling mendukung demi terciptanya lingkungan lapas yang aman dan kondusif,” imbuhnya.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya penguatan sumber daya manusia di lingkungan pemasyarakatan, sejalan dengan tuntutan peningkatan kualitas pelayanan publik. Dengan penyematan tanda pangkat tersebut, Lapas Kelas IIA Pamekasan meneguhkan komitmen membangun aparatur yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan pemasyarakatan yang lebih baik.
“Semoga amanah ini dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” pungkas Syukron.
Lainnya:
- DPRD Musi Rawas Gaspol 4 Raperda Krusial Dibahas, Dari Tata Ruang hingga Ketertiban Daerah
- Banjir Sidoarjo Tak Kunjung Usai, Pemkab Gandeng BNPB Gaspol Rp209 M
- Sidoarjo Hapus Denda Pajak 2026, Warga Dikejar Deadline Oktober
Penulis : Debora
Editor : Zainul Arifin








