Lia Istifhama Menangkan Lelang Lukisan Hadratussyekh di Muktamar NU

Minggu, 6 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Senator DPD RI Lia Istifhama saat mengikuti rangkaian Muktamar ke-35 NU di Tambakberas, Jombang. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Senator DPD RI Lia Istifhama saat mengikuti rangkaian Muktamar ke-35 NU di Tambakberas, Jombang. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JOMBANG, RadarBangsa.co.id – Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Tambakberas, Jombang, telah berakhir. Di balik forum tertinggi organisasi tersebut, anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama membawa pulang kenang-kenangan khusus setelah memenangkan lelang lukisan Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari pada hari terakhir muktamar.

Muktamar ke-35 NU sebelumnya menetapkan KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU dan KH Miftachul Akhyar atau Yai Mif sebagai Rais Aam.

Selain mengikuti rangkaian muktamar, senator yang akrab disapa Ning Lia tersebut juga mendirikan Posko Energi Milenial untuk Indonesia (EMILIA) di kawasan Perumahan Bahrul Ulum Menara Asri (BUMA). Posko itu tidak hanya menjadi tempat singgah, tetapi juga digunakan sebagai ruang kerja dan berkumpulnya puluhan jurnalis asal Jawa Timur selama pelaksanaan muktamar.

Jurnalis dari Forkom Jurnalis Nahdliyin (FJN), Tim B59 atau Media Center Anggota DPD RI Lia Istifhama, hingga sejumlah wartawan dari Surabaya, Sidoarjo, Gresik, dan daerah lainnya memanfaatkan Posko EMILIA untuk bekerja, beristirahat, serta berdiskusi.

Korlip JTV Fakhrurozi mengapresiasi keberadaan posko tersebut. Menurut dia, fasilitas yang tersedia cukup membantu jurnalis dalam menjalankan tugas peliputan.

“Alhamdulillah, posko yang diinisiasi Ning Lia ini sangat membantu kerja kami para jurnalis. Posko ini tempat bekerja sekaligus beristirahat,” kata Fakhrurozi, Sabtu (5/9/2026).

Muhammad Ibnu Al Farabi atau Obi, jurnalis Klik Jombang sekaligus anggota FJN, juga mengaku bersyukur rumahnya dipilih sebagai lokasi Posko EMILIA selama perhelatan Muktamar ke-35 NU.

Selain rumahnya digunakan sebagai posko dan mendapatkan kompensasi sewa yang disebutnya layak, Obi juga ikut membantu memfasilitasi kebutuhan jurnalis yang mendapat penugasan dari kantor media masing-masing.

“Sebagai warga Tambakberas Jombang tuan rumah Muktamar NU, saya bangga bisa melayani teman-teman jurnalis selama pelaksanaan Muktamar. Selain itu, saya juga mendapat kompensasi materi dari sewa rumah,” terang Obi.

Obi menyebut Ning Lia juga memberikan sejumlah fasilitas pendukung selama posko digunakan.

Hal senada disampaikan Ahmad Zaini, Wakil Sekretaris PC GP Ansor Situbondo. Saat menyambangi Posko EMILIA bersama Kepala Desa Besuki Achmad Zarkasyi, ia menilai posko tersebut cukup representatif untuk mendukung aktivitas para jurnalis.

“Posko Emilia ini representatif, nyaman untuk bekerja dan beristirahat. Makanan, kopi hingga wifi tersedia di sini. Saya salut dengan kepedulian Ning Lia terhadap para jurnalis,” tutur Ahmad Zaini.

Keberadaan Posko EMILIA juga menjadi titik silaturahmi sejumlah tokoh selama Muktamar ke-35 NU. Beberapa di antaranya adalah anggota DPD RI yang tergabung dalam Kaukus Nahdliyin DPD RI, yakni Boy Latuconsina dari Maluku, H. Abdullah dari Papua Barat, dan Hj Ade Yuliasih dari Banten.

Sejumlah tokoh lainnya turut menyambangi posko tersebut. Di antaranya H. Muhammad Faiz Mahfudz atau Gus Faiz, pengasuh Ponpes Nuriddahlani Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, yang hadir bersama Agus Muttaqin, aktivis IKA PMII Jawa Timur sekaligus mantan Kepala Ombudsman RI Perwakilan Jawa Timur.

Silaturahmi juga dilakukan Yusuf Bachtiar, Kepala Desa Tejoasri, Kabupaten Lamongan; Ramadhan Isa, Ketua Umum Poros Muda NU; serta Muhammad Syahid, Ketua LBH Ansor Jawa Timur.

Bagi Ning Lia, keberadaan Posko EMILIA merupakan bagian dari upaya memberikan manfaat selama Muktamar ke-35 NU. Ia mengatakan tidak membedakan media maupun latar belakang jurnalis yang menggunakan fasilitas tersebut.

Sebelum pelaksanaan muktamar, Lia juga melakukan napak tilas ke Ponpes Bahrul Ulum dan bersilaturahmi dengan putri KH Wahab Hasbullah, Bu Nyai Mundjidah Wahab, serta menantunya, Gus Edo.

Tiga hari sebelum pembukaan Muktamar NU, Lia juga melakukan fogging di sekitar kawasan yang menjadi lokasi kegiatan.

“Alhamdulillah, kalau selama pelaksanaan Muktamar NU ini kehadiran saya membawa manfaat bagi orang banyak. Sebab pesan Ayah saya, KH. Masykur Hasyim adalah khairu an-naas anfa’uhum lin-naas yang artinya sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi sesama,” pungkas Lia.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
RSUD H. Moh. Ruslan Mataram Siapkan One Stop Service Pemeriksaan Calon Jemaah Haji 2027
Bahas RUU Pertanahan, Lia Istifhama Cairkan Suasana Rapat Komite I DPD RI dengan Pantun
Senator Anggota DPD RI Lia Istifhama Dorong RUU Pertanahan Lindungi Masyarakat dari Sengketa dan Mafia Tanah
Bukan Sekadar Soal Panggilan, Kemnaker Tekankan Kepastian Hak Pekerja Rumah Tangga

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Rabu, 16 September 2026 - 09:32

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya

Rabu, 16 September 2026 - 09:03

Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi

Selasa, 15 September 2026 - 23:41

RSUD H. Moh. Ruslan Mataram Siapkan One Stop Service Pemeriksaan Calon Jemaah Haji 2027

Berita Terbaru