Lintas Sektor Tikung Satukan Langkah Tekan Stunting dan TBC di Lamongan, Kapolsek Tikung Bilang Begini

Selasa, 16 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Pertemuan Perencanaan Tingkat Puskesmas bersama lintas sektor Kecamatan Tikung di Aula Puskesmas Tikung, Selasa (16/12/2025). Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

Suasana Pertemuan Perencanaan Tingkat Puskesmas bersama lintas sektor Kecamatan Tikung di Aula Puskesmas Tikung, Selasa (16/12/2025). Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Puskesmas Tikung, Kabupaten Lamongan, menggelar Pertemuan Perencanaan Tingkat Puskesmas bersama lintas sektor Kecamatan Tikung, Selasa (16/12/2025). Forum yang berlangsung di Aula Puskesmas Tikung ini menjadi ruang konsolidasi strategis untuk memperkuat program kesehatan masyarakat sekaligus menjawab tantangan sosial di tingkat kecamatan.

Kepala Puskesmas Tikung, dr. Iin Dwi Yuliana, menjelaskan bahwa pertemuan ini difokuskan pada evaluasi program yang telah berjalan serta penyusunan langkah ke depan yang lebih terintegrasi. Salah satu perhatian utama adalah penurunan angka stunting dan pencegahan penularan tuberkulosis (TBC), sejalan dengan agenda nasional pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas.

“Kami memaparkan capaian program dan strategi lanjutan, khususnya penanganan stunting dan pencegahan TBC. Ini membutuhkan dukungan lintas sektor agar hasilnya berdampak nyata di masyarakat,” ujar dr. Iin Dwi Yuliana.

Camat Tikung, Sujirman Sholeh, S.E., M.M., menekankan pentingnya sinergi antarinstansi agar program kesehatan tidak berjalan sendiri-sendiri. Menurutnya, kolaborasi pemerintah kecamatan, desa, aparat keamanan, dan tokoh masyarakat menjadi kunci keberhasilan intervensi kesehatan berbasis wilayah.

“Permasalahan kesehatan masyarakat tidak bisa diselesaikan satu pihak. Dengan perencanaan bersama, langkah kita akan lebih terarah dan efektif,” kata Sujirman Sholeh.

Sementara itu, Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo, S.H., menyoroti keterkaitan isu kesehatan dengan stabilitas sosial. Ia juga menyampaikan pentingnya peran aparat dan pemerintah desa dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026.

Selain isu kesehatan, forum ini juga membahas maraknya bullying di lingkungan pelajar. Sebagai tindak lanjut, dibentuk Tim Terpadu lintas sektor untuk penanganan dan pencegahan kasus bullying secara terpadu.

Pertemuan yang dihadiri unsur Forkopimcam, kepala desa se-Kecamatan Tikung, tokoh agama, serta perwakilan instansi terkait ini berlangsung aman, lancar, dan kondusif, sekaligus menegaskan komitmen bersama membangun masyarakat yang sehat dan berdaya.
Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo, S.H., menegaskan bahwa sinergi lintas sektor memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan program kesehatan sekaligus menjaga stabilitas sosial di wilayah Kecamatan Tikung. Menurutnya, isu kesehatan masyarakat seperti stunting dan TBC tidak dapat dilepaskan dari faktor keamanan, ketertiban, serta kesadaran kolektif warga.

“Upaya peningkatan kesehatan masyarakat harus dibarengi dengan lingkungan yang aman dan kondusif. Peran pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan aparat keamanan sangat penting untuk memastikan program kesehatan berjalan optimal hingga ke tingkat bawah,” ujar AKP Anang Purwo Widodo.

Ia juga menyoroti pentingnya langkah pencegahan terhadap persoalan sosial di kalangan anak dan pelajar, khususnya kasus bullying yang dapat berdampak pada kesehatan mental dan perkembangan generasi muda. Pembentukan Tim Terpadu lintas sektor dinilai sebagai langkah konkret untuk memastikan penanganan dilakukan secara cepat, terkoordinasi, dan berkelanjutan.

“Tindakan bullying tidak boleh dianggap sepele karena bisa memicu trauma berkepanjangan. Dengan adanya tim terpadu, kami berharap setiap kasus bisa ditangani secara menyeluruh, mulai dari pencegahan, edukasi, hingga penindakan bila diperlukan,” jelasnya.

Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026, Kapolsek Tikung juga mengimbau seluruh kepala desa dan perangkat wilayah untuk aktif mengingatkan masyarakat agar menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Ia menekankan bahwa situasi kamtibmas yang kondusif akan mendukung aktivitas masyarakat sekaligus menjaga stabilitas pelayanan publik, termasuk layanan kesehatan.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kamtibmas, khususnya pada momentum akhir tahun. Lingkungan yang aman akan menciptakan rasa nyaman dan mendukung keberlangsungan program pembangunan di Kecamatan Tikung,” pungkas AKP Anang Purwo Widodo.

Penulis : Nul

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru