LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Puskesmas Tikung, Kabupaten Lamongan, menggelar Pertemuan Perencanaan Tingkat Puskesmas bersama lintas sektor Kecamatan Tikung, Selasa (16/12/2025). Forum yang berlangsung di Aula Puskesmas Tikung ini menjadi ruang konsolidasi strategis untuk memperkuat program kesehatan masyarakat sekaligus menjawab tantangan sosial di tingkat kecamatan.
Kepala Puskesmas Tikung, dr. Iin Dwi Yuliana, menjelaskan bahwa pertemuan ini difokuskan pada evaluasi program yang telah berjalan serta penyusunan langkah ke depan yang lebih terintegrasi. Salah satu perhatian utama adalah penurunan angka stunting dan pencegahan penularan tuberkulosis (TBC), sejalan dengan agenda nasional pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas.
“Kami memaparkan capaian program dan strategi lanjutan, khususnya penanganan stunting dan pencegahan TBC. Ini membutuhkan dukungan lintas sektor agar hasilnya berdampak nyata di masyarakat,” ujar dr. Iin Dwi Yuliana.
Camat Tikung, Sujirman Sholeh, S.E., M.M., menekankan pentingnya sinergi antarinstansi agar program kesehatan tidak berjalan sendiri-sendiri. Menurutnya, kolaborasi pemerintah kecamatan, desa, aparat keamanan, dan tokoh masyarakat menjadi kunci keberhasilan intervensi kesehatan berbasis wilayah.
“Permasalahan kesehatan masyarakat tidak bisa diselesaikan satu pihak. Dengan perencanaan bersama, langkah kita akan lebih terarah dan efektif,” kata Sujirman Sholeh.
Sementara itu, Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo, S.H., menyoroti keterkaitan isu kesehatan dengan stabilitas sosial. Ia juga menyampaikan pentingnya peran aparat dan pemerintah desa dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026.
Selain isu kesehatan, forum ini juga membahas maraknya bullying di lingkungan pelajar. Sebagai tindak lanjut, dibentuk Tim Terpadu lintas sektor untuk penanganan dan pencegahan kasus bullying secara terpadu.
Pertemuan yang dihadiri unsur Forkopimcam, kepala desa se-Kecamatan Tikung, tokoh agama, serta perwakilan instansi terkait ini berlangsung aman, lancar, dan kondusif, sekaligus menegaskan komitmen bersama membangun masyarakat yang sehat dan berdaya.
Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo, S.H., menegaskan bahwa sinergi lintas sektor memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan program kesehatan sekaligus menjaga stabilitas sosial di wilayah Kecamatan Tikung. Menurutnya, isu kesehatan masyarakat seperti stunting dan TBC tidak dapat dilepaskan dari faktor keamanan, ketertiban, serta kesadaran kolektif warga.
“Upaya peningkatan kesehatan masyarakat harus dibarengi dengan lingkungan yang aman dan kondusif. Peran pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan aparat keamanan sangat penting untuk memastikan program kesehatan berjalan optimal hingga ke tingkat bawah,” ujar AKP Anang Purwo Widodo.
Ia juga menyoroti pentingnya langkah pencegahan terhadap persoalan sosial di kalangan anak dan pelajar, khususnya kasus bullying yang dapat berdampak pada kesehatan mental dan perkembangan generasi muda. Pembentukan Tim Terpadu lintas sektor dinilai sebagai langkah konkret untuk memastikan penanganan dilakukan secara cepat, terkoordinasi, dan berkelanjutan.
“Tindakan bullying tidak boleh dianggap sepele karena bisa memicu trauma berkepanjangan. Dengan adanya tim terpadu, kami berharap setiap kasus bisa ditangani secara menyeluruh, mulai dari pencegahan, edukasi, hingga penindakan bila diperlukan,” jelasnya.
Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026, Kapolsek Tikung juga mengimbau seluruh kepala desa dan perangkat wilayah untuk aktif mengingatkan masyarakat agar menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Ia menekankan bahwa situasi kamtibmas yang kondusif akan mendukung aktivitas masyarakat sekaligus menjaga stabilitas pelayanan publik, termasuk layanan kesehatan.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kamtibmas, khususnya pada momentum akhir tahun. Lingkungan yang aman akan menciptakan rasa nyaman dan mendukung keberlangsungan program pembangunan di Kecamatan Tikung,” pungkas AKP Anang Purwo Widodo.
Penulis : Nul








