Listrik Sering Padam Mendadak di Jatim, Lia Istifhama Minta PLN Lebih Terbuka

Sabtu, 20 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Jawa Timur menuai sorotan dari Anggota DPD RI, Lia Istifhama. Ia menilai, gangguan pasokan listrik tidak hanya berdampak pada aktivitas masyarakat, tetapi juga diperparah oleh minimnya informasi yang disampaikan kepada publik.

Lia menegaskan, keterbukaan informasi menjadi bagian penting dari pelayanan publik, terutama di tengah ketergantungan masyarakat terhadap listrik dalam berbagai aktivitas harian. Ia menilai penjelasan yang diberikan pihak terkait masih belum mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara utuh.

Menurut Lia, PT PLN (Persero) sebagai pihak yang bertanggung jawab atas distribusi listrik perlu memberikan penjelasan yang lebih jelas dan mudah dipahami setiap kali terjadi gangguan maupun pemadaman bergilir.

“PLN yang paling bertanggung jawab dalam hal ini justru memberikan penjelasan yang terkadang membingungkan publik, tapi nyatanya pemadaman terjadi hampir di banyak daerah,” kata Lia Istifhama, Sabtu (20/6/2026).

Ia mengungkapkan, banyak laporan dan keluhan masyarakat yang diterimanya terkait pemadaman listrik yang terjadi secara tiba-tiba tanpa pemberitahuan sebelumnya. Kondisi tersebut membuat masyarakat kesulitan melakukan antisipasi, terutama pelaku usaha, pekerja, hingga layanan publik yang sangat bergantung pada listrik.

“Pemadaman tanpa ada informasi sebelumnya. Ujug-ujug padam dan durasinya juga cukup lama. Ini saya kira menjadi catatan penting yang tidak boleh lagi terjadi. Apa susahnya sih memberikan informasi kepada publik dan menjelaskan alasannya kenapa bisa terjadi pemadaman?” ujar Lia menegaskan.

Ia menambahkan, durasi pemadaman yang cukup lama semakin memperburuk dampak yang dirasakan masyarakat di berbagai sektor. Mulai dari aktivitas rumah tangga, kegiatan ekonomi, hingga layanan pendidikan ikut terganggu akibat kondisi tersebut.

Lia menilai, gangguan pasokan listrik bukan hanya persoalan teknis semata, tetapi sudah berdampak luas terhadap produktivitas dan pelayanan publik. Karena itu, ia meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap sistem distribusi listrik di Jawa Timur.

“Ini bukan sekadar soal listrik padam, tetapi dampaknya sangat luas bagi masyarakat. Karena itu perlu ada perbaikan sistem dan komunikasi yang lebih baik,” terangnya.

Ia juga mendorong PT PLN untuk memperkuat mitigasi gangguan serta meningkatkan keandalan jaringan listrik agar pemadaman bergilir tidak terus berulang di kemudian hari.

Selain itu, Lia menekankan pentingnya komunikasi publik yang cepat, transparan, dan mudah dipahami masyarakat setiap kali terjadi gangguan. Menurutnya, keterbukaan informasi merupakan bagian dari kualitas pelayanan publik yang tidak bisa diabaikan.

“Pelayanan publik yang baik bukan hanya soal listrik menyala, tetapi juga soal bagaimana informasi disampaikan secara jelas dan tepat waktu kepada masyarakat,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
RSUD H. Moh. Ruslan Mataram Siapkan One Stop Service Pemeriksaan Calon Jemaah Haji 2027
Bahas RUU Pertanahan, Lia Istifhama Cairkan Suasana Rapat Komite I DPD RI dengan Pantun
Senator Anggota DPD RI Lia Istifhama Dorong RUU Pertanahan Lindungi Masyarakat dari Sengketa dan Mafia Tanah
Bukan Sekadar Soal Panggilan, Kemnaker Tekankan Kepastian Hak Pekerja Rumah Tangga

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Rabu, 16 September 2026 - 09:32

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya

Rabu, 16 September 2026 - 09:03

Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi

Selasa, 15 September 2026 - 23:41

RSUD H. Moh. Ruslan Mataram Siapkan One Stop Service Pemeriksaan Calon Jemaah Haji 2027

Berita Terbaru