LKPJ 2024 Disetujui DPRD Jatim, Gubernur Khofifah Tegaskan Rekomendasi Jadi Landasan Perbaikan Pembangunan

Senin, 19 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima rekomendasi LKPJ 2024 dari DPRD Jatim dalam sidang paripurna (hms)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima rekomendasi LKPJ 2024 dari DPRD Jatim dalam sidang paripurna (hms)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Seluruh Fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur menyatakan menerima dan menyetujui Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Jawa Timur Akhir Tahun Anggaran 2024. Persetujuan tersebut disampaikan dalam Sidang Paripurna di Gedung DPRD Jatim, Surabaya, Senin (19/5/2025).

Rekomendasi DPRD diserahkan langsung oleh Wakil Ketua DPRD Jatim, Deni Wicaksono, kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang hadir bersama Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak. Penyerahan ini dilakukan setelah mendengarkan pendapat akhir seluruh fraksi terhadap LKPJ yang telah disampaikan Gubernur Khofifah pada 21 Maret 2025.

Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kerja keras seluruh anggota DPRD Jatim, khususnya Panitia Khusus (Pansus) Pembahasan LKPJ dan seluruh fraksi yang telah membahas laporan tersebut secara komprehensif dan maraton.

“Rekomendasi ini menjadi catatan strategis bagi peningkatan kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Kami juga menyampaikan terima kasih atas dukungan luar biasa dari seluruh jajaran Pemprov, Forkopimda, pemerintah kabupaten/kota, tokoh agama, masyarakat, civitas akademika, media, pelaku usaha, hingga seluruh stakeholder,” ujar Khofifah.

DPRD Jatim telah membahas LKPJ dalam waktu 30 hari sejak disampaikan, sesuai ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 tentang Pelaporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, khususnya Pasal 20 Ayat 1 yang mengatur batas waktu pembahasan maksimal 30 hari.

Khofifah menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh saran, catatan, dan rekomendasi yang telah disampaikan DPRD Jatim. Ia menyebut bahwa rekomendasi tersebut akan menjadi acuan dalam menyempurnakan tata kelola pemerintahan ke depan.

“Insya Allah, semua catatan dan masukan akan menjadi referensi penting dalam perbaikan penyelenggaraan pemerintahan di seluruh sektor. Ini menjadi landasan kuat untuk terus berbenah, baik hari ini maupun di masa mendatang,” tuturnya.

Menurut Khofifah, rekomendasi DPRD mencerminkan sinergi dan kolaborasi antara legislatif dan eksekutif dalam mewujudkan Jawa Timur yang adil, makmur, unggul, dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.

“Jawa Timur adalah barometer nasional. Maka komitmen seluruh stakeholder sangat diperlukan untuk menjaga kemitraan yang harmonis, dengan kritik, saran, dan rekomendasi yang konstruktif,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa masyarakat Jawa Timur memiliki peran penting dalam pembangunan. Dengan karakter masyarakat yang cerdas dan resilien, Jawa Timur dinilai mampu menghadapi tantangan dan mengubahnya menjadi peluang.

“Masyarakat Bumi Majapahit telah membuktikan kapasitasnya menghadapi berbagai rintangan dengan capaian luar biasa. Hal ini menjadi modal besar menjadikan Jawa Timur sebagai episentrum peradaban Indonesia yang berkemajuan,” ucapnya optimis.

Senada dengan Gubernur, Wakil Gubernur Emil Dardak menyampaikan bahwa seluruh catatan dan rekomendasi dari fraksi akan menjadi pijakan utama dalam meningkatkan kinerja pemerintahan tahun 2025.

“Ada banyak ide, kritik, dan saran yang sangat relevan dan bisa langsung kami terapkan untuk memperbaiki pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Jatim Deni Wicaksono menegaskan bahwa seluruh fraksi sepakat menjadikan rekomendasi terhadap LKPJ Akhir Tahun Anggaran 2024 sebagai Rekomendasi DPRD.

“Semua saran, catatan, dan harapan fraksi, serta rekomendasi dari Pansus, menjadi bagian tak terpisahkan dari rekomendasi resmi DPRD yang akan disampaikan kepada Gubernur untuk ditindaklanjuti,” jelasnya.

Sidang paripurna tersebut turut dihadiri jajaran Wakil Ketua DPRD, anggota DPRD dari seluruh fraksi, serta kepala perangkat daerah di lingkungan Pemprov Jawa Timur

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru