Luas Tambah Tanam Lamongan Lampaui Target Nasional 2025

Selasa, 30 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Kabupaten Lamongan kembali menegaskan perannya sebagai salah satu penopang utama ketahanan pangan nasional. Hingga 29 Desember 2025, capaian Luas Tambah Tanam (LTT) di daerah ini tercatat mencapai 192.430 hektare, melampaui target nasional yang ditetapkan sebesar 192.373 hektare.

Capaian tersebut dinilai strategis karena menjadi indikator kesiapan daerah dalam mendukung program swasembada pangan nasional 2025 yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Pemerintah Kabupaten Lamongan memastikan keberhasilan ini bukan sekadar angka, melainkan hasil dari kerja terencana dan kolaboratif antara pemerintah daerah dan petani.

“LTT di Kabupaten Lamongan sudah melampaui target nasional. Ini menunjukkan kesiapan Lamongan untuk berkontribusi nyata dalam mewujudkan swasembada pangan 2025,” ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Lamongan, Mugito, Selasa (30/12/2025), di Kantor DKPP Lamongan.

Sebagai daerah dengan predikat lumbung pangan nasional, Lamongan memiliki luas baku sawah sekitar 96.095,5 hektare. Potensi tersebut dioptimalkan melalui berbagai langkah strategis, mulai dari penyediaan benih padi unggul hingga peningkatan infrastruktur pendukung pertanian.

Pemkab Lamongan secara berkelanjutan melakukan pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi, baik primer, sekunder, maupun tersier. Selain itu, pemerintah juga mengembangkan embung serta sumur dalam dan dangkal untuk menjamin ketersediaan air di musim tanam. Optimalisasi lahan tidak hanya difokuskan pada sawah aktif, tetapi juga menyasar lahan rawa, lahan bera, hingga kawasan perhutanan sosial agar produktif ditanami padi.

Pendampingan kepada petani menjadi pilar penting dalam pencapaian LTT. Melalui sekolah lapang, seperti SL GAP dan SL PHT, petani dibekali pengetahuan budidaya yang tepat agar proses tanam hingga panen berjalan optimal. Pemerintah juga aktif menyediakan pompa air, alat dan mesin pertanian (alsintan), serta melakukan monitoring lapangan secara harian.

“Pemkab Lamongan dan petani siap bergerak serempak menyukseskan swasembada pangan. Bahkan kami telah mencanangkan alokasi minimal 20 persen dana desa untuk sektor pertanian, yang salah satunya akan difokuskan pada pelaksanaan sekolah lapang,” jelas Mugito.

Ia menambahkan, keberhasilan LTT berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan petani. Bertambahnya luas tanam mendorong peningkatan produksi, membuka lapangan kerja baru melalui pemanfaatan lahan tidur, serta meningkatkan nilai ekonomi wilayah perdesaan.

Dengan capaian tersebut, Lamongan tidak hanya melampaui target nasional, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai daerah kunci dalam menjaga stabilitas pangan dan kesejahteraan petani di Jawa Timur.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Rabu, 16 September 2026 - 13:00

Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Berita Terbaru