JEMBER, RadarBangsa.co.id — DPC dan 17 DPAC Madas Sedarah Kabupaten Jember resmi dikukuhkan pada Sabtu (12/9/2026). Bersamaan dengan pelantikan tersebut, organisasi kemasyarakatan ini langsung meluncurkan layanan ambulans gratis bagi masyarakat.
Prosesi pengukuhan pengurus periode baru berlangsung di Aula R.B. Soedirman, Kompleks Pemkab Jember, dengan tema “Settong Dhere” atau “Satu Darah”. Pelantikan dipimpin Ketua Umum DPP Madas Sedarah Moh. Taufik, S.Kom., S.H., M.H.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPD Jatim Nurul Hidayat, S.H., unsur Forkopimda Jember, Muspika Patrang, serta perwakilan sejumlah organisasi kemasyarakatan, di antaranya FKPPI, Pemuda Pancasila, dan Yakuza.
Pemerintah Kabupaten Jember memberikan apresiasi terhadap kepengurusan baru Madas Sedarah sekaligus program sosial yang diluncurkan. Apresiasi tersebut disampaikan Bupati Jember Dr. H. Mohammad Fawait, S.E., M.Sc., melalui sambutan tertulis yang dibacakan Asisten 2 Pemkab Jember, Ratno C. Sembodo, S.H.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Jember, saya menyampaikan selamat dan sukses kepada Bapak Agus Suwarno beserta seluruh pengurus DPC Madas Kabupaten Jember yang baru saja dilantik. Momentum pelantikan adalah sebuah amanah untuk membangun organisasi yang semakin solid, memberikan manfaat bagi anggota dan masyarakat, serta ikut ambil bagian dalam pembangunan Kabupaten Jember,” tutur Ratno membacakan amanat Bupati.
Pemkab Jember juga menyambut positif keberadaan ambulans gratis yang diluncurkan Madas Sedarah. Program tersebut dinilai sejalan dengan program pemerintah daerah, termasuk Universal Health Coverage (UHC) dan homecare.
“Saya sangat mengapresiasi dan memberikan hormat yang setinggi-tingginya atas peluncuran ambulans DPC Madas Sedarah Jember. Ini adalah langkah nyata yang menunjukkan bahwa organisasi kemasyarakatan tidak hanya hadir dalam kegiatan sosial, tetapi juga mampu memberikan manfaat langsung,” lanjutnya.
Ketua DPC Madas Sedarah Jember terpilih, Agus Suwarno yang akrab disapa Agus Jagal, menyatakan organisasinya akan diarahkan menjadi wadah pemersatu yang menjunjung hukum sekaligus membangun sinergi dengan pemerintah.
Menurut Agus, keberadaan Madas Sedarah tidak sebatas menjadi ruang berkumpul bagi warga keturunan Madura. Organisasi tersebut, kata dia, juga memiliki tanggung jawab untuk memperkuat persaudaraan dan memberi manfaat bagi masyarakat Jember.
“Madas Sedarah Jember bukan hanya wadah berkumpulnya warga keturunan Madura, melainkan wadah perjuangan untuk mempererat tali persaudaraan dan memberikan kemaslahatan bagi masyarakat luas. Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Warga Madura di Jember adalah bagian tak terpisahkan dari masyarakat Jember yang cinta damai dan taat hukum,” tegas Agus Jagal.
Ia kemudian meminta seluruh anggota membangun semangat pengabdian kepada daerah tanpa mengedepankan kepentingan pribadi.
“Jangan tanyakan apa yang organisasi berikan kepada kita, tapi buktikan apa yang bisa kita berikan untuk kemajuan organisasi dan masyarakat Jember,” ucapnya.
Ketua Umum DPP Madas Sedarah Moh. Taufik dalam kesempatan tersebut menegaskan komitmen organisasinya menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Ia menggunakan filosofi bunga mawar yang dikaitkan dengan Bung Karno untuk menggambarkan semangat Madas Sedarah dalam menjalankan kegiatan sosial.
“Bunga mawar tidak pernah mempropagandakan keharumannya, tetapi semua orang tahu dia harum. Niat pembentukan Madas Sedarah ini tidak lain untuk memberikan kebaikan bagi masyarakat banyak melalui program nyata seperti layanan ambulans gratis dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) gratis,” pungkas Moh. Taufik.
Peluncuran ambulans gratis dan rencana layanan LBH gratis menjadi bagian dari komitmen Madas Sedarah Jember untuk memperluas kegiatan sosial organisasi setelah kepengurusan baru resmi dikukuhkan.
Penulis : Herry
Editor : Zainul Arifin


















Komentar