Mahasiswa Bongkar Tiga PR Besar Bangkalan, Jalan Rusak hingga Layanan Kesehatan Disorot

Senin, 1 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BEM KM STKIP PGRI Bangkalan berfoto bersama Bupati Bangkalan usai dialog terbuka di Pendopo Agung Bangkalan, Minggu, 31 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BEM KM STKIP PGRI Bangkalan berfoto bersama Bupati Bangkalan usai dialog terbuka di Pendopo Agung Bangkalan, Minggu, 31 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Tiga persoalan yang paling sering dikeluhkan masyarakat Bangkalan akhirnya disampaikan langsung kepada Bupati Bangkalan Lukman Hakim. Mulai dari kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga infrastruktur jalan menjadi sorotan dalam dialog terbuka antara Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM-KM) STKIP PGRI Bangkalan dan Pemerintah Kabupaten Bangkalan.

Pertemuan yang berlangsung di Pendopo Agung Bangkalan, Minggu (31/5/2026), itu menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menyuarakan berbagai persoalan yang dinilai masih menjadi pekerjaan rumah daerah.

Presiden Mahasiswa STKIP PGRI Bangkalan, Abdur Rohman, menegaskan bahwa pendidikan dan kesehatan merupakan kebutuhan dasar yang dampaknya langsung dirasakan masyarakat.

Menurutnya, pemerataan fasilitas pendidikan, peningkatan mutu sekolah, serta kualitas layanan kesehatan di puskesmas dan rumah sakit harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

“Pendidikan dan kesehatan merupakan fondasi utama pembangunan daerah. Karena itu, kami berharap pemerintah daerah terus melakukan langkah-langkah konkret untuk meningkatkan kualitas layanan di kedua sektor tersebut agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Abdur Rohman.

Mahasiswa yang akrab disapa Aab itu juga menyinggung polemik pernyataan Ketua PGRI Bangkalan yang sebelumnya menyebut media dan LSM sebagai “penyakit” bagi kepala sekolah dan guru.

Ia menilai persoalan tersebut perlu disikapi secara bijak dan proporsional agar tidak memunculkan kesalahpahaman yang dapat mengganggu sinergi antar elemen masyarakat.

“Media, LSM, dan insan pendidikan sejatinya memiliki tujuan yang sama, yakni menciptakan tata kelola pendidikan yang lebih baik. Karena itu, diperlukan komunikasi yang konstruktif agar tidak terjadi kesalahpahaman,” katanya.

Sorotan lain datang dari Menteri Luar Negeri BEM KM STKIP PGRI Bangkalan, Fawaid. Ia menyampaikan banyak keluhan warga terkait kondisi infrastruktur jalan yang dinilai belum merata di sejumlah wilayah.

Beberapa kawasan seperti Kecamatan Kokop dan Konang disebut masih membutuhkan perhatian lebih karena kondisi jalan yang kerap menjadi hambatan aktivitas masyarakat.

“Kami menerima banyak masukan dari masyarakat mengenai kondisi infrastruktur jalan di sejumlah wilayah. Pemerataan pembangunan menjadi penting agar akses ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Bupati Bangkalan Lukman Hakim menyatakan mahasiswa merupakan mitra kritis yang memiliki peran penting dalam mengawal pembangunan daerah.

Ia menegaskan sektor pendidikan dan kesehatan saat ini menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Salah satu langkah yang sedang dilakukan adalah pembenahan tata kelola pendidikan melalui penguatan kepemimpinan sekolah.

“Pendidikan merupakan investasi jangka panjang daerah. Saat ini kami sedang melakukan penataan dan penguatan kepemimpinan sekolah karena masih terdapat sejumlah lembaga pendidikan yang dipimpin oleh pelaksana tugas,” tegas Lukman.

Di sektor kesehatan, pemerintah daerah juga berupaya meningkatkan kualitas layanan melalui pengawasan yang lebih ketat. Salah satunya dengan pemasangan sistem CCTV di sejumlah puskesmas.

“Kami ingin memastikan pelayanan kesehatan benar-benar berorientasi pada kepentingan masyarakat. Selain pengawasan, kami juga menyiapkan program penguatan karakter, etika pelayanan, dan profesionalisme tenaga kesehatan,” ujarnya.

Terkait infrastruktur, Lukman mengakui jalan rusak masih menjadi salah satu aspirasi terbesar masyarakat Bangkalan. Namun ia menegaskan pembangunan tidak hanya berfokus pada proyek fisik, melainkan juga penciptaan lapangan kerja yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan warga.

“Pembangunan infrastruktur akan terus kami lakukan secara bertahap dan terukur. Namun yang tidak kalah penting adalah membuka lebih banyak lapangan pekerjaan agar perekonomian masyarakat bergerak lebih kuat,” katanya.

Mengenai polemik media dan LSM, Lukman mengambil posisi yang lebih moderat. Ia menilai seluruh elemen memiliki peran masing-masing dalam membangun daerah dan memperkuat kualitas pendidikan.

“Media, LSM, pemerintah, dan insan pendidikan merupakan bagian dari ekosistem yang saling melengkapi. Kritik dan pengawasan merupakan hal yang wajar dalam demokrasi, namun harus dilakukan secara objektif dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Di akhir dialog, Lukman mengajak mahasiswa untuk terus mengawal jalannya pemerintahan dan tidak ragu menyampaikan kritik yang membangun.

“Sering-sering silaturahmi untuk mengingatkan kami. Kritik dan kolaborasi mahasiswa sangat kami harapkan,” pungkasnya.

Penulis : Lan

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru