Mahasiswa KKN USM Paparkan Program Pengabdian di Desa Kertomulyo, Fokus Kembangkan Bank Sampah

Selasa, 7 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL,RadarBangsa.co.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Semarang (USM) Tahun 2026 memaparkan program kerja kelompok dan individu sebagai awal pelaksanaan pengabdian masyarakat di Desa Kertomulyo, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal, Senin (6/7/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Kertomulyo tersebut dihadiri Kepala Desa Kertomulyo Nasocka, Sekretaris Desa, perangkat desa, tokoh masyarakat, Ketua RT dan RW, lembaga kemasyarakatan.

Ketua Kelompok KKN USM, Haekal Setyo Purnomo, mengatakan program yang disusun merupakan hasil penyesuaian dengan kondisi dan potensi desa. Salah satu program yang menjadi perhatian adalah pengembangan Bank Sampah sebagai upaya meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kepala Desa Kertomulyo yang telah menerima kami. Selama satu bulan ke depan kami berharap dapat berkolaborasi dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat,” kata Haekal, dalam sarasehan.

Selain pengembangan Bank Sampah, mahasiswa juga akan melaksanakan sejumlah program pemberdayaan masyarakat yang disesuaikan dengan kebutuhan desa selama masa KKN yang berlangsung satu bulan.

Kepala Desa Kertomulyo, Nasocka, mengapresiasi inisiatif mahasiswa USM yang dinilai dapat mendukung pembangunan desa melalui program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Ia berharap ilmu dan pengalaman yang dimiliki mahasiswa dapat dibagikan kepada masyarakat maupun aparatur desa sehingga memberikan manfaat yang berkelanjutan.

“Kami berharap ilmu yang dimiliki mahasiswa dapat ditransfer kepada masyarakat maupun jajaran pemerintah desa. Jika nantinya ada persoalan di lapangan, segera koordinasikan dengan pemerintah desa agar dapat diselesaikan bersama,” ujar Nasocka.

Nasocka juga berpesan agar para mahasiswa mampu beradaptasi dengan lingkungan, membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, serta melaksanakan setiap program secara kolaboratif agar hasilnya dapat dirasakan oleh warga.

Melalui kegiatan sarasehan tersebut, pemerintah desa dan mahasiswa KKN USM berkomitmen membangun sinergi selama masa pengabdian. Kolaborasi itu diharapkan mampu mendukung pemberdayaan masyarakat, memperkuat pengelolaan lingkungan, serta mengoptimalkan potensi yang dimiliki Desa Kertomulyo.

 

Penulis : Rob

Editor : Arifin Zaenul

Berita Terkait

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
Panen Padi MT II Capai 11,3 Ton per Hektare, Petani Truni Lamongan Siap Percepat MT III
Harga Tembakau Lamongan Tembus Rp52 Ribu per Kilogram, Petani Dapat Kabar Baik
Workshop Nasional MATRIX RSUD H. Moh Ruslan Mataram Uji Kesiapsiagaan Bencana Lewat Simulasi Lapangan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Rabu, 16 September 2026 - 09:32

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya

Rabu, 16 September 2026 - 09:27

Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen

Rabu, 16 September 2026 - 09:03

Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi

Berita Terbaru