ASAHAN, RadarBangsa.co.id – Momentum Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 membawa dampak nyata bagi pekerja rentan di Kabupaten Asahan. Sebanyak 1.700 kartu BPJS Ketenagakerjaan diserahkan untuk memperkuat perlindungan sosial, Jumat (1/5/2026), di Gedung Serba Guna Pemprov Sumatera Utara, Deli Serdang.
Penyerahan kartu dilakukan langsung oleh Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, kepada Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin. Program ini menyasar pekerja rentan yang selama ini minim akses jaminan sosial, seperti buruh harian lepas dan sektor informal.
Langkah ini dinilai penting di tengah tingginya risiko kerja tanpa perlindungan. BPJS Ketenagakerjaan memberikan manfaat nyata seperti jaminan kecelakaan kerja dan santunan kematian, yang berdampak langsung pada keamanan ekonomi keluarga pekerja.
Bupati Asahan menegaskan, perlindungan pekerja merupakan bagian dari pelayanan publik yang harus diperkuat. “Ini bukan sekadar simbolis, tetapi bentuk kehadiran negara dalam melindungi pekerja rentan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah akan mendorong perluasan kepesertaan BPJS bagi pekerja lainnya. Upaya ini dilakukan melalui kolaborasi dengan perusahaan dan pelaku usaha agar perlindungan tenaga kerja semakin merata.
Dari sisi kebijakan, program ini menjadi respons atas masih banyaknya pekerja yang belum tercover jaminan sosial. Pemerintah daerah melihat hal ini sebagai celah yang harus segera ditutup untuk mencegah kerentanan ekonomi masyarakat.
Gubernur Sumatera Utara juga mengapresiasi sinergi antara pemerintah, pekerja, dan dunia usaha. Menurutnya, perlindungan tenaga kerja menjadi fondasi penting dalam menciptakan pembangunan yang inklusif.
“Kolaborasi ini harus terus dijaga agar kesejahteraan pekerja meningkat dan pertumbuhan ekonomi daerah tetap stabil,” katanya.
Dengan penyerahan ini, diharapkan pekerja rentan di Asahan memiliki jaring pengaman sosial yang lebih kuat. Pemerintah pun menegaskan komitmennya untuk terus memperluas perlindungan tenaga kerja di masa mendatang.
Lainnya:
- Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
- Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
- Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Penulis : Dicky
Editor : Zainul Arifin








