May Day Bangkalan Didorong Jadi Momentum Perlindungan dan Kesejahteraan Buruh

Kamis, 30 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana peringatan Hari Buruh Sedunia di Kokoh City Bangkalan, Rabu (29/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Suasana peringatan Hari Buruh Sedunia di Kokoh City Bangkalan, Rabu (29/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Peringatan Hari Buruh Sedunia di Kabupaten Bangkalan tidak sekadar seremoni. Pemerintah daerah mendorong momentum May Day menjadi penguat perlindungan pekerja dan hubungan industrial yang lebih adil.

Kegiatan yang digelar di kawasan Kokoh City, Rabu (29/5/2026), dihadiri sekitar 150 perwakilan pekerja. Agenda diisi tasyakuran, santunan anak yatim, hingga ceramah keagamaan sebagai refleksi sosial dan moral.

Pesan pemerintah daerah disampaikan melalui Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Bangkalan, Jimmi Tria Sukmana, yang membacakan sambutan Bupati. Ia menegaskan pentingnya kontribusi pekerja dalam menopang ekonomi daerah.

“Terima kasih kepada para pekerja atas peran aktifnya dalam menggerakkan roda ekonomi Kabupaten Bangkalan,” ujarnya.

Lebih dari itu, peringatan May Day dinilai sebagai pengingat sejarah panjang perjuangan buruh dalam menuntut hak dasar, termasuk jam kerja yang manusiawi. Isu tersebut masih relevan di tengah dinamika ketenagakerjaan saat ini.

Pemkab Bangkalan menilai, tantangan ke depan bukan hanya soal kesejahteraan, tetapi juga kepastian perlindungan kerja dan hubungan industrial yang sehat. Tanpa itu, stabilitas ekonomi daerah bisa terganggu.

Dengan mengusung tema kolaborasi, pemerintah mendorong sinergi antara pekerja, pengusaha, dan regulator. Tujuannya, menciptakan ekosistem kerja yang produktif sekaligus berkeadilan.

“Pekerja dan pengusaha adalah mitra. Keadilan dan rasionalitas harus dikedepankan agar hubungan kerja saling menguntungkan,” tegasnya.

Bagi masyarakat, kebijakan ini berdampak langsung pada stabilitas lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan keluarga buruh. Hubungan kerja yang sehat juga berpengaruh pada pertumbuhan investasi daerah.

Pemerintah berharap, peringatan Hari Buruh ke depan tidak berhenti pada seremoni. Namun menjadi langkah konkret memperkuat perlindungan tenaga kerja di Bangkalan.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru