May Day Jember 2026 Disiapkan Kondusif, Fokus Sinergi Buruh dan Investor

Kamis, 23 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rakor persiapan May Day 2026 di Aula Pemkab Jember, Kamis (23/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Rakor persiapan May Day 2026 di Aula Pemkab Jember, Kamis (23/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JEMBER, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Jember menyiapkan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 dengan pendekatan berbeda. Tidak sekadar seremoni, agenda tahun ini diarahkan untuk menjaga stabilitas daerah sekaligus memperkuat hubungan antara buruh, pengusaha, dan pemerintah.

Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Kepala Dinas Tenaga Kerja Jember, Hadi Mulyono, di Aula Pemkab Jember, Kamis (23/4/2026). Rakor ini melibatkan pelaku usaha sebagai bagian dari upaya menciptakan iklim ketenagakerjaan yang lebih harmonis.

Langkah ini dinilai penting karena peringatan May Day kerap diwarnai aksi massa yang berpotensi mengganggu aktivitas ekonomi. Pemkab Jember ingin memastikan momentum tersebut tetap berjalan damai tanpa mengurangi substansi perjuangan buruh.

Ketua panitia, Imam, menjelaskan bahwa peringatan tahun ini mengusung dua agenda utama, yakni istighosah bersama pada 1 Mei dan jalan sehat pada 3 Mei 2026. Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat solidaritas sekaligus membangun komunikasi yang lebih cair antar pihak.

“Istighosah menjadi ruang refleksi bersama, sementara jalan sehat mempererat kebersamaan antara buruh, pengusaha, dan pemerintah,” ujarnya.

Pemkab menilai pendekatan ini dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat, terutama dalam menjaga roda ekonomi tetap bergerak. Stabilitas daerah menjadi kunci agar aktivitas industri dan investasi tidak terganggu.

Imam menegaskan, keterlibatan pengusaha bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari tanggung jawab sosial terhadap pekerja. Menurutnya, hubungan industrial yang sehat akan berdampak pada kesejahteraan buruh dan keberlanjutan usaha.

“Jika peringatan Hari Buruh berlangsung kondusif, ini akan menjadi sinyal positif bagi investor untuk masuk ke Jember,” tegasnya.

Selain itu, pemerintah juga ingin menggeser paradigma peringatan May Day dari aksi konfrontatif menjadi kolaboratif. Upaya ini diharapkan mampu mencegah potensi konflik sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap kebijakan ketenagakerjaan.

Dengan skema ini, masyarakat diharapkan merasakan manfaat nyata berupa stabilitas ekonomi, peluang kerja yang lebih luas, serta hubungan kerja yang lebih adil dan berkelanjutan.

“Intinya, perhatian terhadap buruh harus nyata, bukan hanya simbolik. Itu yang ingin kita bangun bersama,” pungkas Imam.

Penulis : Herry

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru