Menaker Ingatkan Dunia Kerja Baru, Generasi Muda Harus Siap Hadapi AI

Minggu, 21 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli berbicara dalam Global Parenting Summit 2026 di Bandung, Sabtu (20/6/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli berbicara dalam Global Parenting Summit 2026 di Bandung, Sabtu (20/6/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANDUNG, RadarBangsa.co.id – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pentingnya menyiapkan generasi masa depan Indonesia dengan keterampilan yang relevan dan karakter yang kuat agar mampu menghadapi perubahan besar di dunia kerja. Pesan itu disampaikan saat menjadi pembicara dalam Global Parenting Summit 2026 bertema Future Skills untuk Generasi Masa Depan Indonesia di Bandung, Sabtu (20/6/2026).

Menurut Yassierli, perkembangan kecerdasan buatan (AI), otomatisasi, transformasi digital, ekonomi hijau, hingga pola kerja jarak jauh telah mengubah lanskap ketenagakerjaan secara signifikan. Kondisi tersebut menuntut generasi muda memiliki kemampuan beradaptasi dan terus belajar mengikuti perkembangan zaman.

“Lanskap dunia kerja terus berubah. Karena itu, kita perlu menyiapkan generasi masa depan agar memiliki kemampuan untuk berkembang dan menghadapi berbagai perubahan yang akan datang,” kata Yassierli.

Ia mengutip laporan *Future of Jobs Report 2025* dari World Economic Forum yang memperkirakan sekitar 22 persen pekerjaan akan terdampak perubahan hingga 2030. Pada periode yang sama, sekitar 170 juta pekerjaan baru diproyeksikan tercipta, sedangkan 92 juta pekerjaan lainnya berpotensi tergantikan.

Data tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan kompetensi tenaga kerja juga akan terus berubah. Dunia kerja masa depan, menurutnya, tidak hanya membutuhkan penguasaan teknologi, tetapi juga kemampuan belajar sepanjang hayat serta kesiapan beradaptasi dengan kebutuhan industri.

Yassierli menilai penguatan keterampilan masa depan menjadi faktor penting dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045, Indonesia memiliki peluang menjadi salah satu dari lima ekonomi terbesar dunia dengan pendapatan per kapita diproyeksikan mencapai USD 23.000 hingga USD 30.300.

Menurutnya, peluang tersebut hanya dapat dicapai apabila didukung sumber daya manusia yang unggul dan adaptif. Bonus demografi yang dimiliki Indonesia saat ini menjadi modal penting yang harus dimanfaatkan melalui peningkatan kualitas generasi muda.

“Karena itu, generasi masa depan perlu dibekali keterampilan yang relevan agar mampu beradaptasi dan bersaing di tengah perubahan dunia kerja yang semakin dinamis,” ujarnya.

Selain penguasaan keterampilan, Yassierli menekankan pentingnya pembentukan karakter. Integritas, disiplin, tanggung jawab, etika, dan empati dinilai menjadi fondasi utama dalam membangun talenta yang berkualitas.

Ia juga mengingatkan bahwa kemajuan AI justru membuat kemampuan manusia semakin bernilai. Kemampuan membangun kepercayaan, berkomunikasi, memimpin, dan bekerja sama merupakan aspek yang tidak dapat digantikan oleh teknologi.

“Semakin canggih AI, semakin penting keterampilan manusia yang tidak dapat ditiru oleh mesin. Semakin canggih AI, semakin langka dan semakin bernilai sentuhan manusia,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Yassierli mengajak para orang tua mengambil peran aktif dalam mempersiapkan generasi masa depan. Menurutnya, keluarga merupakan lingkungan pertama yang berpengaruh dalam membentuk karakter dan kebiasaan belajar anak.

“Anak-anak kita mungkin akan bekerja pada profesi yang hari ini bahkan belum ada. Karena itu, tugas kita bukan hanya menyiapkan mereka untuk satu pekerjaan tertentu, tetapi membekali mereka dengan kemampuan belajar, karakter yang kuat, serta keterampilan yang membuat mereka siap menghadapi berbagai perubahan di masa depan,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global
Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub hingga 30 Oktober, Ini Jadwal Seleksi Peserta
Kemnaker Buka InaSkills 2026, Bidik Talenta untuk Kompetisi Dunia
Kemnaker Umumkan Pemenang Anugerah Informasi Publik 2026
Kemnaker Perpanjang Pendaftaran Mitra MagangHub hingga 29 Oktober
Menaker Paparkan Regulasi Baru untuk Perkuat Pelindungan Pekerja
Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Ajak Ibu LDII Lindungi Anak di Ruang Digital

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:18

Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:02

Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:39

Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub hingga 30 Oktober, Ini Jadwal Seleksi Peserta

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:23

Kemnaker Buka InaSkills 2026, Bidik Talenta untuk Kompetisi Dunia

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:08

Kemnaker Umumkan Pemenang Anugerah Informasi Publik 2026

Berita Terbaru