LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Rachmat Pambudy meninjau kawasan industri Pantura di PT Lamongan Integrated Shorebase (LIS), Kecamatan Paciran, Kamis (30/7/2026). Dalam kunjungan tersebut, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi memaparkan potensi besar Lamongan sebagai salah satu simpul pertumbuhan ekonomi di kawasan Gerbangkertosusila.
Bupati yang akrab disapa Pak Yes menjelaskan, struktur perekonomian Kabupaten Lamongan ditopang sektor pertanian yang berkontribusi sekitar 30 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Sektor industri pengolahan juga memberikan kontribusi sekitar 12 persen sehingga menjadi fondasi kuat dalam pengembangan kawasan industri terintegrasi.
Menurut Pak Yes, Pemerintah Kabupaten Lamongan telah menetapkan kawasan peruntukan industri seluas 7.419 hektare. Dari jumlah tersebut, sekitar 6.128 hektare masih tersedia untuk dikembangkan sebagai kawasan investasi baru.
“Pelabuhan ini akan menjadi salah satu penopang kawasan industri Pantura. Kami berharap dukungan pemerintah pusat untuk penguatan infrastruktur agar pengembangan kawasan industri Lamongan semakin optimal,” ujar Pak Yes.
Untuk mempercepat pengembangan kawasan industri, Pemkab Lamongan mengusulkan sejumlah proyek strategis kepada pemerintah pusat. Usulan tersebut meliputi pelebaran Jalan Daendels yang menghubungkan Manyar, Kabupaten Gresik hingga perbatasan Kabupaten Tuban, percepatan pembangunan Jalan Tol Gresik–Tuban, serta pengembangan sistem penyediaan air bersih guna memenuhi kebutuhan investasi dan industri.
Menanggapi paparan tersebut, Menteri PPN Rachmat Pambudy menilai Lamongan memiliki fondasi yang kuat untuk berkembang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru. Menurutnya, kekuatan sektor pertanian dapat diintegrasikan dengan sektor industri sehingga menghasilkan nilai tambah yang lebih besar bagi masyarakat.
“Lamongan memiliki kekuatan di sektor pertanian yang dapat diintegrasikan dengan industri sehingga menciptakan nilai tambah,” ungkap Rachmat.
Ia juga mengapresiasi keberadaan PT Lamongan Integrated Shorebase (LIS) yang memiliki fasilitas pelabuhan berstandar internasional. Menurutnya, pengembangan pelabuhan harus diimbangi peningkatan konektivitas infrastruktur jalan agar mampu memperkuat investasi, memperlancar sistem logistik, dan mendorong percepatan pertumbuhan kawasan industri Pantura.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar