Mimik Idayana Minta UMKM Sidoarjo Tak Cuma Andalkan Produk Bagus, Promosi Harus Kreatif

Sabtu, 29 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana saat membuka Gebyar UMKM 2026 di area parkir Mall Ramayana Ciplaz Sidoarjo, Jumat (28/8/2026) malam. (Foto: Istimewa)

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana saat membuka Gebyar UMKM 2026 di area parkir Mall Ramayana Ciplaz Sidoarjo, Jumat (28/8/2026) malam. (Foto: Istimewa)

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id — Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana mendorong pelaku UMKM tidak hanya fokus menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga kreatif dalam memasarkan dan mempromosikannya, terutama melalui media sosial.

Pesan tersebut disampaikan Mimik saat membuka Gebyar UMKM 2026 di area parkir Mall Ramayana Ciplaz Sidoarjo, Jumat (28/8/2026) malam.

Gebyar UMKM 2026 berlangsung selama tiga hari, 28-30 Agustus 2026, dengan menghadirkan 30 stan produk unggulan UMKM Sidoarjo. Produk yang dipamerkan beragam, mulai dari kerajinan hingga makanan dan minuman hasil produksi pelaku usaha lokal.

Bagi Pemkab Sidoarjo, kegiatan itu tidak sekadar menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk berjualan. Gebyar UMKM diarahkan sebagai sarana mempertemukan produk lokal dengan konsumen sekaligus membuka peluang pemasaran yang lebih luas.

“UMKM bukan hanya persoalan penjualan, tetapi di dalamnya ada perjuangan, ada kreativitas, dan harapan keluarga untuk bisa lebih sejahtera,” ujar Mimik.

Menurutnya, setiap produk UMKM memiliki cerita tentang kerja keras dan kreativitas masyarakat. Karena itu, dukungan terhadap pelaku usaha tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat melalui pilihan untuk membeli produk lokal.

Mimik mengajak masyarakat semakin mencintai dan menggunakan produk buatan pelaku UMKM Sidoarjo. Membeli produk lokal, kata dia, merupakan bentuk dukungan nyata terhadap keberlangsungan usaha masyarakat.

“Dengan membeli produk-produk UMKM Sidoarjo membantu menggerakkan ekonomi dan mewujudkan Sidoarjo yang semakin sejahtera,” ungkapnya.

Di tengah persaingan pasar yang semakin terbuka, Mimik menilai kualitas produk saja tidak cukup. Pelaku UMKM juga perlu membangun merek, membuat konten, memanfaatkan media sosial, serta memperluas jangkauan konsumen secara digital.

“Zaman sudah berubah. Jangan hanya bagus produknya, tetapi promosinya juga harus lebih kreatif,” pesannya.

Menurutnya, platform digital memberikan peluang bagi produk UMKM untuk menjangkau konsumen di luar Sidoarjo. Namun, peluang tersebut harus diikuti kesiapan pelaku usaha, mulai dari kualitas produk, kemasan, identitas merek, konsistensi produksi hingga strategi promosi.

Pemkab Sidoarjo, kata Mimik, akan terus mendorong pelaku UMKM agar tidak sekadar bertahan, tetapi mampu berkembang dan naik kelas melalui pelatihan, pendampingan, serta pembukaan akses pemasaran.

“Mudah-mudahan Gebyar UMKM ini menjadi salah satu terobosan untuk mendorong UMKM Sidoarjo naik kelas,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Sidoarjo H. Chudori mengatakan Gebyar UMKM 2026 digelar untuk mempromosikan produk unggulan usaha mikro kepada masyarakat luas.

Selain promosi, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk memperluas jejaring pemasaran dan memperkuat kolaborasi antarpelaku usaha.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mempromosikan produk-produk unggulan usaha mikro kepada masyarakat luas dan meningkatkan omzet dan peluang pemasaran produk-produk usaha mikro,” ujarnya.

Dengan menghadirkan 30 stan selama tiga hari, Gebyar UMKM 2026 diharapkan menjadi momentum mempertemukan produk dan kreativitas pelaku usaha Sidoarjo dengan kebutuhan pasar.

Bagi UMKM, upaya naik kelas bukan hanya menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga memastikan produk tersebut dikenal, dipilih, dan dibeli konsumen sehingga dapat ikut menggerakkan ekonomi keluarga serta daerah.

Penulis : Tom

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru