Misteri Kematian Pria di Teras Rumah Kos Perumahan Tambora Lamongan, Tim INAFIS Turun Selidiki

Rabu, 5 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Polres Lamongan melakukan olah TKP dan evakuasi jenazah pria yang ditemukan meninggal dunia di teras rumah kos di Desa Tambakrigadung, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, Selasa (4/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas Polres Lamongan melakukan olah TKP dan evakuasi jenazah pria yang ditemukan meninggal dunia di teras rumah kos di Desa Tambakrigadung, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, Selasa (4/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Polres Lamongan bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penemuan seorang pria yang meninggal dunia di teras rumah kos di Desa Tambakrigadung, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, Selasa (4/8) sekitar pukul 12.00 WIB. Korban diketahui berinisial AY (41), warga Desa Bluri, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan.

Menerima laporan tersebut, personel Polsek Tikung yang dipimpin Kapolsek Tikung IPTU Fahrurozi bersama anggota Pamapta dan Tim INAFIS Satreskrim Polres Lamongan langsung mendatangi lokasi. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan lokasi, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid membenarkan adanya peristiwa tersebut. “Benar, pada hari Selasa sekitar pukul 12.00 WIB Polres Lamongan menerima laporan dari masyarakat terkait ditemukannya seorang laki-laki berinisial AY (41), warga Desa Bluri, Kecamatan Solokuro, yang meninggal dunia di teras rumah tempat kosnya di Desa Tambakrigadung, Kecamatan Tikung,” katanya.

Setelah proses olah TKP selesai, petugas bersama warga mengevakuasi jenazah ke RSUD Dr. Soegiri Lamongan untuk menjalani pemeriksaan medis berupa Visum et Repertum. “Setelah proses olah TKP selesai, petugas bersama warga melakukan evakuasi jenazah ke RSUD Dr. Soegiri Lamongan untuk dilakukan pemeriksaan medis berupa Visum et Repertum,” ujarnya.

Hamzaid menjelaskan, hasil koordinasi dengan pihak keluarga menunjukkan bahwa keluarga menolak dilakukan autopsi. “Berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak keluarga, keluarga almarhum menyatakan menolak dilakukan autopsi dan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah. Keluarga juga menyampaikan bahwa almarhum mempunyai riwayat penyakit asma,” jelasnya.

Jenazah selanjutnya diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Hamzaid menambahkan, Polres Lamongan mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan peristiwa serupa maupun situasi yang membutuhkan penanganan petugas agar dapat segera ditindaklanjuti.

“Kami mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan setiap kejadian yang memerlukan penanganan kepolisian sehingga dapat ditindaklanjuti dengan cepat demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Kebakaran Kandang Ayam di Lamongan, 12 Ribu Ekor Ayam Mati dan Kerugian Rp600 Juta
Aksi 250 Buruh di Lamongan, PT PHS Sepakati Pesangon Rp60 Juta, Polsek Tikung Siaga
Motor Beat Masuk Kolong Truk Fuso di Kendal, Pengendara Luka dan Kaki Patah
Diduga Garap Lahan Warga, PT Padasa Enam Utama Diberi Waktu 3 x 24 Jam untuk Merespons
Sempat Tanpa Identitas, Perempuan 65 Tahun Ditemukan di Pinggir Jalan Lamongan
Dolomit atau Bentonit, DLH Lamongan Turun Cek Lima Industri Usai Protes Warga Paciran
Angin Kencang Robohkan 15 Tenda Pameran di Babat Lamongan
Lahan Tebu 4.000 Meter Persegi di Lamongan Terbakar, Ini Penyebabnya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 15:13

Kebakaran Kandang Ayam di Lamongan, 12 Ribu Ekor Ayam Mati dan Kerugian Rp600 Juta

Selasa, 15 September 2026 - 14:50

Aksi 250 Buruh di Lamongan, PT PHS Sepakati Pesangon Rp60 Juta, Polsek Tikung Siaga

Selasa, 15 September 2026 - 09:35

Motor Beat Masuk Kolong Truk Fuso di Kendal, Pengendara Luka dan Kaki Patah

Senin, 14 September 2026 - 19:39

Diduga Garap Lahan Warga, PT Padasa Enam Utama Diberi Waktu 3 x 24 Jam untuk Merespons

Senin, 14 September 2026 - 08:28

Sempat Tanpa Identitas, Perempuan 65 Tahun Ditemukan di Pinggir Jalan Lamongan

Berita Terbaru