MKKS SMPN 5 Lamongan Perkuat Literasi dan Numerasi Abad 21

Kamis, 23 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Musyawarah Kerja Kepala Sekolah SMP Negeri Kabupaten Lamongan menggelar Rakor berkala di Aula SMPN 5 Lamongan, Rabu (22/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Musyawarah Kerja Kepala Sekolah SMP Negeri Kabupaten Lamongan menggelar Rakor berkala di Aula SMPN 5 Lamongan, Rabu (22/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Negeri Kabupaten Lamongan menggelar rapat koordinasi (Rakor) berkala di Aula SMP Negeri 5 Lamongan, Rabu (22/7/2026). Kegiatan ini menjadi forum penguatan literasi dan numerasi berbasis praktik sebagai bagian dari transformasi pembelajaran abad ke-21 di satuan pendidikan.

Sebanyak 45 dari 48 kepala SMP Negeri se-Kabupaten Lamongan hadir dalam rakor tersebut. Agenda utama diisi diseminasi penguatan literasi dan numerasi yang disampaikan Kepala SMPN 1 Paciran, Abdullah Taufiq, S.Pd., M.Pd., dengan menghadirkan Pengawas Pembina dan Korwas SMP sebagai narasumber.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan, Ebid Beny Putra, S.Pt., M.M., mewakili Kepala Dinas Pendidikan Lamongan yang berhalangan hadir, menegaskan pentingnya penguatan kompetensi dasar peserta didik di era pembelajaran modern.

“Literasi dan numerasi adalah kompetensi dasar abad ke-21. Namun, hasil asesmen nasional maupun internasional menunjukkan capaian siswa SMP masih perlu terus ditingkatkan,” ujar Ebid, Kamis (23/7/2026).

Abdullah Taufiq menjelaskan bahwa literasi dan numerasi tidak hanya menjadi tanggung jawab mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika, tetapi harus terintegrasi dalam seluruh proses pembelajaran. Menurutnya, implementasi di sekolah masih memerlukan penguatan mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga asesmen.

“Penguatan literasi dan numerasi harus menjadi budaya belajar di sekolah. Guru dan kepala sekolah membutuhkan pendampingan yang sistemik agar praktik baik yang telah dilakukan mampu diterapkan secara konsisten dan berdampak pada kemampuan berpikir kritis murid,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa perubahan paradigma pembelajaran perlu dilakukan secara mendasar. Literasi tidak hanya diukur dari jumlah buku yang tersedia, tetapi juga kemampuan menghadirkan teks multimodal yang sesuai dengan tingkat kemampuan peserta didik.

SMPN 1 Paciran menjadi salah satu contoh penerapan praktik baik melalui lingkungan literasi, pojok baca, pohon literasi, pameran karya, lesson study, Seliber, hingga asesmen CBT berbasis literasi dan numerasi.

“Literasi dan numerasi bersifat fleksibel. Implementasinya dapat dilakukan melalui intrakurikuler, kokurikuler, ekstrakurikuler, pembiasaan hingga asesmen dengan tetap memperhatikan karakteristik materi pembelajaran,” pungkas Abdullah.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru