Momen Khofifah di Idul Khotmi Nasional, Ayat Surga yang Menggetarkan Hati

Minggu, 19 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri Idul Khotmi Nasional ke-234 Thoriqoh At-Tijaniyah di Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, Sumenep, Minggu (19/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri Idul Khotmi Nasional ke-234 Thoriqoh At-Tijaniyah di Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, Sumenep, Minggu (19/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SUMENEP, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak jamaah Thoriqoh At-Tijaniyah untuk memperkuat ketakwaan kepada Allah SWT, memperbanyak ikhtiar spiritual, serta menjaga ukhuwah Islamiyah di tengah berbagai tantangan kehidupan modern. Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri Idul Khotmi Nasional ke-234 Thoriqoh At-Tijaniyah di Kompleks Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, Kabupaten Sumenep, Minggu (19/7/2026).

Kegiatan keagamaan berskala nasional itu dihadiri ribuan jamaah dari berbagai daerah. Turut hadir Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan sekaligus Shahibul Hajah Syeikh Ahmad Fauzi Tidjani, serta Sayyid Syarif Muhammad Al Habib yang dikenal sebagai salah satu ulama rujukan fatwa Thoriqoh At-Tijaniyah.

Dalam sambutannya, Khofifah menilai Thoriqoh At-Tijaniyah memiliki peran penting dalam membangun kekuatan spiritual umat sekaligus memperkokoh persaudaraan sesama muslim. Menurutnya, majelis dzikir dan kegiatan keagamaan seperti Idul Khotmi menjadi ruang untuk menumbuhkan ketenangan batin serta memperkuat akhlak di tengah derasnya arus informasi dan perubahan zaman.

Ia menegaskan bahwa Idul Khotmi tidak hanya menjadi agenda rutin tahunan, tetapi juga momentum memperkuat perjalanan spiritual menuju ridha Allah SWT. Karena itu, keberadaan majelis yang mempertemukan ulama dan jamaah dinilai memiliki nilai penting dalam membangun kehidupan keagamaan yang lebih baik.

Khofifah mengaku tersentuh ketika pada pembukaan acara dibacakan Surah Az-Zumar ayat 73 yang menggambarkan kemuliaan orang-orang bertakwa saat memasuki surga. Ayat tersebut menurutnya menjadi pengingat sekaligus penguat bagi umat Islam untuk terus memperbaiki kualitas ibadah dan ketakwaan.

“Saya merasakan tarikan yang begitu kuat untuk hadir di sini. Ketika Surat Az-Zumar ayat 73 dibacakan, saya merasa itulah penguat hati kita semua. Kita ingin menjadi bagian dari rombongan orang-orang bertakwa yang dipanggil Allah masuk ke dalam surga-Nya,” ujar Khofifah.

Gubernur Jawa Timur itu juga mengajak jamaah menjadikan kebersamaan bersama para ulama, mursyid, dan masyayikh sebagai sarana memperbaiki diri. Ia mengingatkan bahwa setiap manusia memiliki kekurangan dalam beribadah, namun selalu tersedia jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah melalui ilmu, dzikir, dan keteladanan para ulama.

“Kadang-kadang salat kita belum khusyuk, kadang masih sibuk dengan handphone, kadang masih banyak hal yang kurang baik kita lakukan. Tetapi kita semua ingin masuk surga,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan menyampaikan salam Presiden RI Prabowo Subianto kepada para ulama, kiai, dan jamaah yang hadir. Ia menegaskan pemerintah terus menjaga ketersediaan pangan nasional sebagai bentuk dukungan terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Insya Allah pangan kita aman. Beras cukup, telur banyak, ayam banyak, ikan banyak. Sampai tahun 2027 stok pangan kita cukup, jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” kata Zulkifli Hasan.

Pesan senada disampaikan Sayyid Syarif Muhammad Al Habib dalam Mau’idzah Hasanah. Ia mengajak seluruh jamaah menjadikan Idul Khotmi sebagai momentum memperkuat ketakwaan, memperbanyak ibadah, serta menjaga persaudaraan di antara sesama muslim.

Menurutnya, pertemuan akbar tersebut merupakan nikmat yang patut disyukuri karena menjadi sarana mempererat ukhuwah sekaligus memohon keberkahan bersama. “Janganlah kalian saling membenci, saling membelakangi, atau saling bermusuhan. Jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah
Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan
Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri
Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang
Kemnaker Fasilitasi 100 Pekerja Musik, Dorong Kompetensi dan Pelindungan Profesi
AI Ubah Dunia Jurnalistik, Wamenaker Tekankan Kompetensi dan Perlindungan Insan Pers
Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global
Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 18:30

SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah

Selasa, 3 November 2026 - 19:42

Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan

Selasa, 3 November 2026 - 07:46

Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri

Selasa, 3 November 2026 - 06:46

Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang

Minggu, 1 November 2026 - 22:00

Kemnaker Fasilitasi 100 Pekerja Musik, Dorong Kompetensi dan Pelindungan Profesi

Berita Terbaru