MTsN Kota Probolinggo Dinobatkan sebagai Madrasah Ramah Anak Tahap ‘Mampu’, Wujud Sinergi Pemkot dan Dunia Pendidikan

Jumat, 17 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Probolinggo, dr. H. Aminuddin, Sp.OG.(K), M.Kes, menyerahkan penghargaan Satuan Pendidikan Ramah Anak tahap “Mampu” kepada Kepala MTs Negeri Kota Probolinggo (Foto Fok Ho/RadarBangsa.co.id)

Wali Kota Probolinggo, dr. H. Aminuddin, Sp.OG.(K), M.Kes, menyerahkan penghargaan Satuan Pendidikan Ramah Anak tahap “Mampu” kepada Kepala MTs Negeri Kota Probolinggo (Foto Fok Ho/RadarBangsa.co.id)

PROBOLINGGO, RadarBangsa.co.id – Komitmen Pemerintah Kota Probolinggo dalam mewujudkan kota yang benar-benar ramah bagi anak-anak kembali menunjukkan hasil positif. Salah satu buktinya adalah keberhasilan MTs Negeri Kota Probolinggo yang resmi dinobatkan sebagai Satuan Pendidikan Ramah Anak (SRA) pada tahap “Mampu” oleh Dinas Sosial Kota Probolinggo.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian kegiatan seminar bertajuk “Pengembangan Satuan Pendidikan menjadi Satuan Pendidikan Ramah Anak Kota Probolinggo”, yang berlangsung di aula SMP Negeri 10 Kota Probolinggo. Acara itu menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman serta inklusif bagi seluruh peserta didik.

Wali Kota Probolinggo, dr. H. Aminuddin, Sp.OG.(K), M.Kes, hadir langsung untuk membuka seminar sekaligus menyerahkan penghargaan kepada pihak MTsN Kota Probolinggo. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa predikat Madrasah Ramah Anak tidak sekadar simbol atau piagam penghargaan, melainkan bentuk nyata dari komitmen seluruh elemen pendidikan untuk menjamin hak-hak anak di lingkungan sekolah.

“Madrasah adalah rumah kedua bagi anak-anak kita. Mereka harus merasa aman, nyaman, dan terlindungi dari segala bentuk kekerasan, diskriminasi, maupun perundungan. Kami mengapresiasi langkah MTs Negeri Kota Probolinggo yang telah berhasil mencapai tahap ‘Mampu’. Ini menunjukkan bahwa madrasah telah memiliki sistem dan mekanisme yang kuat untuk menjamin hak-hak anak,” ujar Wali Kota Aminuddin.

 MTsN Kota Probolinggo Dinobatkan sebagai Madrasah Ramah Anak Tahap ‘Mampu’, Wujud Sinergi Pemkot dan Dunia Pendidikan

Ia juga menambahkan, pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan melalui pembinaan, pendampingan, dan pengawasan terhadap pelaksanaan program ramah anak di semua satuan pendidikan. “Kota Probolinggo berkomitmen penuh menjadi Kota Layak Anak dengan memastikan setiap lembaga pendidikan menerapkan prinsip-prinsip perlindungan dan partisipasi anak,” tegasnya.

 

Kepala MTsN Kota Probolinggo mengungkapkan rasa syukur sekaligus kebanggaan atas pengakuan yang diberikan oleh pemerintah daerah. Menurutnya, pencapaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh warga madrasah yang berkomitmen menjadikan lingkungan belajar lebih inklusif dan berperspektif anak.

 

“Predikat SRA tahap ‘Mampu’ ini tidak datang begitu saja. Kami melibatkan seluruh komponen, mulai dari guru, tenaga kependidikan, siswa, hingga komite madrasah. Kami telah membentuk tim SRA, memperbaiki sarana dan prasarana, memperkuat literasi perlindungan anak, serta membuka ruang bagi siswa untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan di lingkungan madrasah,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia berharap keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi madrasah dan sekolah lain di Kota Probolinggo agar bersama-sama mengembangkan budaya pendidikan yang lebih humanis dan berorientasi pada kepentingan anak.

Kepala Dinas Sosial Kota Probolinggo menegaskan bahwa penghargaan ini bukan akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang menuju madrasah yang sepenuhnya ramah anak. Pihaknya berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan, monitoring, dan evaluasi secara berkala terhadap implementasi program SRA di semua lembaga pendidikan.

“Harapan kami, predikat ini menjadi motivasi bagi satuan pendidikan lain untuk mengikuti jejak MTsN Kota Probolinggo. Dengan semakin banyak lembaga yang menerapkan prinsip SRA, cita-cita menjadikan Kota Probolinggo sebagai Kota Layak Anak akan semakin dekat,” tuturnya.

Langkah sinergis antara Pemkot Probolinggo, Dinas Sosial, dan dunia pendidikan ini diharapkan menjadi fondasi kuat untuk membentuk generasi muda yang tumbuh dalam lingkungan yang aman, bermartabat, dan berdaya saing. “Anak-anak adalah investasi masa depan bangsa. Memberi ruang bagi mereka untuk tumbuh dengan aman dan bahagia adalah tanggung jawab kita semua,” pungkas Wali Kota Aminuddin.

Penulis : Nanang

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru