Muat Beras Bantuan Pangan 27,940 Ton, KLM Sepudi Indah GT 17 Kecelakaan di Perairan Pulau Raas

Rabu, 30 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KLM Sepudi Indah GT.17 Bermuatan Beras Bantuan Pangan 27,940 Ton, Kandas Di Perairan Pulau Raas, Kecamatan Raas, Sumenep, Jawa Timur.

KLM Sepudi Indah GT.17 Bermuatan Beras Bantuan Pangan 27,940 Ton, Kandas Di Perairan Pulau Raas, Kecamatan Raas, Sumenep, Jawa Timur.

SUMENEP, RadarBangsa.co.id – Kapal Layar Motor (KLM) Sapudi Indah GT.17 bermuatan beras bantuan pangan dari Bulog Kabupaten Sumenep mengalami kecelakaan laut di wilayah perairan sebelah utara Pulau Sarok, Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep, pada Rabu (30/5/2025) pagi.

Kapolres Sumenep, AKBP Rivanda, S.I.K, Melalui Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, S.H, menyampaikan, KLM Sepudi Indah GT.17 dengan nomor 949/Lc, milik Sukri, berangkat dari Pelabuhan Gresik Putih, Kalianget, pada pukul 01.00 WIB dini hari.

Kapal yang dinakhodai Busar, bersama dua anak buah kapal (ABK) bernama Sugeng dan Mahor, seluruhnya berasal dari Kecamatan Gayam, Sumenep, memuat sebanyak 27,940 ton beras Bulog yang akan didistribusikan ke empat desa di Kecamatan Raas: Desa Tonduk, Kropoh, Poteran, dan Ketupat.

Sekitar pukul 07.00 WIB, kapal tersebut dilaporkan menabrak karang saat hendak memasuki perairan Pulau Raas, hingga akhirnya kandas di sebelah utara Pulau Sarok. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Seluruh kru kapal berhasil selamat dan segera memberikan laporan kepada pihak Syahbandar.

Polsek Raas yang menerima informasi dari Syahbandar, langsung berkoordinasi dengan Koramil Raas dan mendatangi lokasi kejadian. Proses evakuasi terhadap muatan beras dilakukan dengan memindahkan barang ke perahu taksi milik warga bernama H., untuk kemudian dibawa ke Pelabuhan Ketupat.

Kapolres Sumenep, AKBP Rivanda, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, S.H., menyampaikan bahwa pihaknya telah menginstruksikan Polsek Raas untuk terus memantau dan mengawal proses evakuasi.

“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Saat ini anggota kami di Polsek Raas bersama unsur TNI dan pihak terkait telah melakukan pengamanan dan evakuasi terhadap muatan kapal. Kami pastikan distribusi beras tetap berjalan sesuai tujuan. Selama proses evakuasi dilakukan pengawasan langsung dari personel gabungan di lapangan,” pungkas AKP Widiarti.

Penulis : ONG

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru