Ngeri! Jalan Penghubung Dua Kecamatan di Kendal Amblas 4 Meter, Warga Panik

Sabtu, 10 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi jalan Cening yang ambrol, namun warga tetap melewati, pasalnya tidak ada jalan lain. (IST)

Kondisi jalan Cening yang ambrol, namun warga tetap melewati, pasalnya tidak ada jalan lain. (IST)

KENDAL, RadarBangsa.co.id – Jalan penghubung antara Kecamatan Limbangan dan Singorojo, Kabupaten Kendal, tepatnya di Desa Cening, amblas sedalam empat meter dan bergeser sejauh 50 meter.

Kerusakan ini berdampak besar pada akses warga antardesa.

“Jalan yang amblas panjangnya 89 meter,” kata Kepala Desa Cening, Budi Rahardjo, Jumat (9/5/2025).

Budi menjelaskan, kerusakan sudah mulai terjadi sejak setahun lalu, namun kondisi jalan memburuk dalam tiga bulan terakhir akibat intensitas hujan yang tinggi.

Ia menambahkan bahwa posisi jalan yang berada di bawah bukit menjadi faktor penyebab pergerakan tanah.

Akibatnya, warga dari Desa Kedungboto, Singorojo, yang hendak menuju Desa Cening harus memutar sejauh lebih dari 10 kilometer.

“Kalau pengendara motor tetap memaksakan lewat, mereka harus ekstra hati-hati karena jalan licin dan rawan tergelincir,” ujarnya.

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari, yang akrab disapa Mbak Tika, meninjau langsung lokasi kerusakan. Ia memastikan perbaikan jalan akan segera dilakukan menggunakan dana tidak terduga sebesar Rp1,5 miliar.

“Perbaikan akan dimulai minggu depan, 11 Mei 2025,” kata Mbak Tika.

Ia menegaskan bahwa jalan Cening merupakan jalur vital penghubung dua kecamatan, sehingga proses perbaikan akan dikoordinasikan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kendal.

“Karena berada di wilayah perbukitan dengan kontur tanah yang labil, teknis perbaikannya memerlukan perhatian khusus,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kendal, Sudaryanto, menjelaskan bahwa jalan yang rusak akan dibangun ulang menggunakan plat beton. Pada sisi kiri dan kanan jalan juga akan dipasang tiang pancang.

“Lebar jalan yang dibangun empat meter, dengan bahu jalan masing-masing satu meter. Panjang keseluruhan mencapai 89 meter,” terangnya.

Sudaryanto berharap cuaca mendukung agar proses pengerjaan berjalan lancar dan sesuai target. “Semoga cuaca mendukung,” ucapnya.

Penulis : Rob

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru