BLITAR, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kota Blitar kembali menjadi sorotan setelah menerima kunjungan studi tiru dari Pemerintah Kabupaten Mojokerto terkait penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). Kunjungan berlangsung di Ruang Sasana Praja Kantor Wali Kota Blitar, Kamis (21/05/2026).
Kabupaten Mojokerto datang untuk mempelajari strategi Pemkot Blitar dalam meningkatkan implementasi SAKIP, reformasi birokrasi (RB), hingga indeks kualitas kebijakan (IKK). Kota Blitar dinilai berhasil menjaga kualitas tata kelola pemerintahan dengan capaian nilai SAKIP 81,19 atau berpredikat A.
Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kota Blitar, Paring Genturutomo menjelaskan, capaian tersebut menjadi alasan utama Mojokerto memilih Kota Blitar sebagai lokasi studi tiru.
“Kota Blitar dipilih sebagai studi tiru karena indeks nilai SAKIP Kota Blitar di atas Mojokerto dengan nilai 81,19, sedangkan Mojokerto 75,” kata Paring.
Dalam diskusi itu, Pemkot Blitar memaparkan sejumlah indikator penting yang menjadi fokus peningkatan nilai SAKIP. Mulai dari perencanaan kinerja, pengukuran kinerja, pelaporan kinerja, hingga evaluasi akuntabilitas internal.
Menurut Paring, empat aspek tersebut menjadi kunci utama agar kualitas birokrasi berjalan lebih efektif dan terukur. “Apabila empat aspek tersebut dapat berjalan optimal, maka peningkatan nilai SAKIP sangat memungkinkan untuk dicapai,” ujarnya.
Kunjungan studi tiru ini juga melibatkan sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemkot Blitar seperti Bapperinda, Inspektorat, BKPSDM, BPKAD, hingga Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Blitar.
Di tengah sorotan publik terhadap kualitas birokrasi dan pelayanan pemerintah, capaian SAKIP Kota Blitar menjadi perhatian karena dianggap mencerminkan tata kelola pemerintahan yang lebih akuntabel dan terukur. “Pemkot Blitar berharap kolaborasi antardaerah seperti ini dapat memperkuat reformasi birokrasi secara berkelanjutan, “pungkasnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar