Oasis Wangi Resmi Diluncurkan, Menkes Puji Inovasi Banyuwangi

Minggu, 19 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menkes Budi Gunadi Sadikin saat meluncurkan layanan konsultasi kesehatan 24 jam Oasis Wangi di Banyuwangi, Sabtu (18/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Menkes Budi Gunadi Sadikin saat meluncurkan layanan konsultasi kesehatan 24 jam Oasis Wangi di Banyuwangi, Sabtu (18/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin resmi meluncurkan layanan konsultasi kesehatan 24 jam Oasis Wangi di Banyuwangi, Sabtu (18/7/2026). Inovasi berbasis digital yang dikembangkan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi bersama Noora Health itu dinilai menjadi langkah preventif yang efektif dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat.

Peluncuran Oasis Wangi mendapat apresiasi langsung dari Menkes. Menurutnya, pemanfaatan teknologi dalam layanan kesehatan menjadi terobosan yang relevan untuk memperluas akses masyarakat terhadap informasi dan pendampingan kesehatan.

“Digitalisasi yang dilakukan di Banyuwangi ini luar biasa. Ini merupakan langkah cerdas untuk melakukan tindakan preventif dalam menjaga kesehatan masyarakat,” ujar Budi Gunadi.

Menkes menilai tidak banyak daerah yang memiliki komitmen kuat dalam menghadirkan pelayanan publik berbasis inovasi. Karena itu, ia menyebut keberhasilan Banyuwangi menghadirkan layanan seperti Oasis Wangi membutuhkan dukungan dan kepemimpinan daerah yang serius dalam mempercepat transformasi layanan kesehatan.

“Kita perlu kepala daerah seperti Bupati Ipuk ini untuk bisa mempercepat layanan seperti ini ke seluruh Indonesia,” katanya.

Oasis Wangi atau Online Akses Solusi Indonesia Sehat dari Banyuwangi merupakan layanan konsultasi kesehatan non-stop selama 24 jam melalui platform WhatsApp. Layanan ini memungkinkan masyarakat memperoleh informasi kesehatan, edukasi, hingga konsultasi langsung dengan tenaga kesehatan secara real time.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menjelaskan, program tersebut berawal dari kerja sama dengan Noora Health dalam pelatihan pendamping kesehatan keluarga. Namun layanan pendampingan saat itu masih terbatas pada jam kerja sehingga diperlukan sistem yang lebih mudah diakses masyarakat.

“Awalnya, kami bekerjasama dengan Noora Health untuk pelatihan pendamping kesehatan keluarga. Pendampingan ini terbatas jam kerja. Kami ingin program pendampingan ini bisa lebih mudah diakses dan tak terbatas waktu kerja,” ungkap Ipuk.

Melalui Oasis Wangi, warga Banyuwangi maupun keluarga yang sedang mendampingi pasien dapat berkonsultasi kapan saja melalui aplikasi WhatsApp. Pengguna juga akan mendapatkan tips serta edukasi kesehatan secara berkala.

“Cukup melalui WhatsApp, warga bisa menanyakan berbagai informasi kesehatan secara realtime. Juga bisa menerima tips dan edukasi kesehatan secara reguler,” terang Ipuk.

Co-Founder dan Co-CEO Noora Health, dr. Shahed Alam, menyambut positif peluncuran platform tersebut. Ia menyebut kolaborasi yang dibangun di Banyuwangi menjadi bagian dari upaya menghadirkan dampak yang lebih luas bagi kesehatan masyarakat.

“Kami ingin turut memberikan dampak pada kesehatan global. Kali ini kami memulai di Banyuwangi dari sebuah ide kecil, tapi berdampak besar,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru