SANGGAU, RadarBangsa.co.id – Kepolisian Resor (Polres) Sanggau resmi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Kapuas 2026 sebagai tanda dimulainya operasi lalu lintas terpusat yang bertujuan menekan angka pelanggaran dan kecelakaan menjelang Operasi Ketupat 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Apel yang berlangsung di Lapangan Mapolres Sanggau, Senin (2/2/2026), dipimpin Wakapolres Sanggau Kompol Radian, sekaligus membacakan amanat Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat. Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda serta pemangku kepentingan terkait, mulai dari TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Jasa Raharja, hingga Brimob.
Dalam amanatnya, Kapolda Kalbar menegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan kebutuhan mendasar masyarakat. Tingginya angka pelanggaran dan kecelakaan menjadi latar belakang dilaksanakannya Operasi Keselamatan Kapuas 2026 sebagai langkah konkret menurunkan risiko fatalitas di jalan raya.
Data Polda Kalbar sepanjang tahun 2025 mencatat 1.378 kasus kecelakaan lalu lintas. Dari jumlah tersebut, 1 orang meninggal dunia, 693 orang mengalami luka berat, dan 1.357 orang luka ringan, dengan kerugian material mencapai sekitar Rp6,6 miliar. Angka ini menunjukkan dampak sosial dan ekonomi yang signifikan bagi masyarakat.
Operasi Keselamatan Kapuas 2026 digelar selama 14 hari, terhitung 2–15 Februari 2026, dengan melibatkan personel di seluruh jajaran. Polri mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif melalui edukasi serta sosialisasi, disertai penegakan hukum yang humanis dan profesional terhadap pelanggaran berisiko tinggi.
Kapolda Kalbar juga menekankan pentingnya disiplin personel, keteladanan di lapangan, penguatan sinergi lintas sektor, serta keselamatan anggota selama bertugas. “Operasi ini diharapkan mampu mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan bagi seluruh masyarakat,” demikian amanat Kapolda Kalbar yang dibacakan Kompol Radian.
Penulis : Dedy
Editor : Zainul Arifin


















Komentar