JAKARTA, RadarBangsa.co.id – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mulai menggelar Orientasi Program Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 pada Senin (22/6/2026). Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya pelatihan bagi peserta yang telah dinyatakan lolos seleksi dan akan berlangsung di berbagai balai pelatihan di Indonesia.
Program tersebut dilaksanakan di 21 Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP), 13 Satuan Pelayanan (Satpel), serta Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD). Peserta diminta memantau pengumuman resmi dari balai pelatihan masing-masing terkait jadwal dan petunjuk teknis orientasi.
Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, mengatakan **Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2** dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan yang sesuai kebutuhan industri sehingga memiliki daya saing di dunia kerja maupun peluang membangun usaha mandiri.
“Kemnaker menyelenggarakan Program Pelatihan Vokasi Nasional untuk membekali peserta dengan keahlian berbasis kebutuhan industri agar memiliki kompetensi yang relevan, sehingga dapat meningkatkan peluang untuk bekerja maupun mengembangkan kewirausahaan,” kata Darmawansyah dalam keterangan tertulis, Minggu (21/6/2026).
Program ini diprioritaskan bagi lulusan SMA/SMK sederajat dan terbuka untuk masyarakat berusia minimal 17 tahun yang telah memiliki akun SIAPkerja. Menurut Darmawansyah, pelatihan vokasi menjadi salah satu strategi pemerintah untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja melalui penguatan keterampilan, produktivitas, disiplin, dan etos kerja.
Seluruh rangkaian pelatihan disediakan secara gratis. Peserta juga memperoleh berbagai fasilitas pendukung, mulai dari makan siang, bantuan transportasi, perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, sertifikat pelatihan BPVP, sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), hingga fasilitas asrama bagi peserta yang memenuhi persyaratan.
Darmawansyah mengimbau seluruh peserta mengikuti setiap tahapan pelatihan secara optimal agar kompetensi yang diperoleh dapat menjadi bekal memasuki dunia kerja.
“Melalui Program Pelatihan Vokasi Nasional ini, Kemnaker berharap semakin banyak masyarakat yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan industri dan mampu berkontribusi dalam penguatan kualitas tenaga kerja Indonesia,” tutupnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar