BANGKALAN, RadarBangsa.co.id — Bupati Bangkalan Lukman Hakim turun langsung ke lapangan meninjau area persawahan dan saluran irigasi di sejumlah wilayah Kabupaten Bangkalan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan peningkatan hasil panen padi berjalan berkelanjutan sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan panen raya padi di Kelurahan Tunjung, Kecamatan Burneh. Panen tersebut menjadi momen penting bagi pemerintah daerah untuk melihat secara langsung capaian produksi petani setelah penerapan teknik budidaya yang lebih terukur.
Usai panen raya, Bupati Lukman Hakim meninjau kondisi saluran irigasi di sekitar lokasi persawahan. Peninjauan difokuskan pada kelancaran aliran air guna memastikan kebutuhan pengairan pertanian terpenuhi, terutama menjelang masa tanam berikutnya.
Peninjauan kemudian dilanjutkan ke area persawahan di Kelurahan Banjaran. Di lokasi ini, Bupati juga mengecek anak sungai yang selama ini dimanfaatkan petani sebagai sumber pengairan tambahan. Ketersediaan air dinilai menjadi faktor krusial dalam menjaga stabilitas produksi padi di Bangkalan.
Sebelum agenda pertanian tersebut, Bupati Bangkalan juga menyempatkan diri mengunjungi peternakan ikan lele di Kelurahan Mlajah. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya penguatan sektor pangan terpadu yang tidak hanya bertumpu pada pertanian, tetapi juga perikanan sebagai sumber protein masyarakat.
Dalam keterangannya, Lukman Hakim menyebut hasil panen padi yang ditinjau menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan sebelumnya.
“Untuk padi, ini peningkatan kapasitas produksi. Yang awalnya 6,4, sekarang setelah ditimbang mencapai 10,5. Ini hasil nyata di lapangan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, peningkatan tersebut dipengaruhi oleh penerapan teknik tanam yang lebih tepat, seperti pengaturan jarak tanam dan pemupukan berimbang. Metode yang direkomendasikan pemerintah terbukti menghasilkan produktivitas lebih tinggi dibanding pola konvensional.
“Hasil ini akan kita sosialisasikan melalui sekolah lapang, penerapan sistem jajar legowo, dan pendampingan berkelanjutan kepada petani,” jelasnya.
Bupati optimistis, dengan perbaikan irigasi dan dukungan teknologi pertanian, Bangkalan mampu menjadi daerah penyangga pangan di tingkat regional.
“Kalau ini terus kita dorong bersama, Bangkalan bukan hanya cukup, tapi siap menjadi lumbung pangan,” pungkasnya.
Lainnya:
- Kemnaker Buka Akses Kerja Mantan Napi, Dorong Dunia Kerja Inklusif
- Blitar Siaga El Nino, Stok Pangan Aman Setahun Penuh
- Pemkab Bangkalan Perkuat Posyandu, Layanan Kesehatan Desa Kini Digenjot
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








