MATARAM, RadarBangsa.co.id – Aksi bersih-bersih Pantai Loang Baloq, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, yang digelar Ditpolairud Polda NTB bersama lintas instansi dan masyarakat pada Jumat (27/3/2026), menjadi perhatian publik. Kegiatan ini dinilai sebagai langkah konkret menjaga kebersihan pesisir sekaligus mendukung sektor pariwisata daerah.
Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari Polresta Mataram, TNI AD, Kelurahan Sekarbela, Dinas Pariwisata, hingga tenaga kesehatan dari Rumah Sakit Kota Mataram. Mereka bergotong royong membersihkan sampah yang tersebar di sepanjang kawasan pantai.
Dalam pelaksanaannya, peserta aksi menyisir area pesisir sejak pagi hari. Sampah plastik dan limbah rumah tangga menjadi fokus utama pembersihan karena dinilai berpotensi mencemari laut dan merusak ekosistem.
Dirpolairud Polda NTB, Boyke F. S. Samola, menegaskan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjaga kelestarian lingkungan. Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga kebersihan pantai.
“Kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian Polri terhadap kebersihan lingkungan, khususnya di wilayah pesisir. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan pantai dan laut,” ujarnya.
Menurut Boyke, aksi bersih pantai ini bukan kegiatan insidental. Ditpolairud Polda NTB telah menjadikannya sebagai agenda rutin yang dilaksanakan setiap Selasa dan Jumat guna memastikan keberlanjutan program.
Upaya kolaboratif ini dinilai berdampak langsung terhadap kualitas lingkungan dan citra pariwisata Kota Mataram. Pantai yang bersih diharapkan mampu menarik wisatawan sekaligus meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya pengelolaan sampah.
Selain itu, sinergi antara aparat, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan program lingkungan. Dengan keterlibatan berbagai pihak, upaya menjaga kebersihan pesisir diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Pada akhirnya, aksi ini tidak hanya berorientasi pada kebersihan semata, tetapi juga membangun budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat. “Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut dan menjadi gerakan bersama demi menjaga laut tetap bersih,” pungkas Boyke. (*)
Penulis : Aini
Editor : Zainul Arifin


















Komentar