Pasar Agrobis Babat Lamongan Dilalap Api, 10 Stan Hangus dalam Hitungan Menit

Senin, 13 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas gabungan memadamkan kebakaran yang menghanguskan 10 stan di Pasar Agrobis Babat, Lamongan, Sabtu (12/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas gabungan memadamkan kebakaran yang menghanguskan 10 stan di Pasar Agrobis Babat, Lamongan, Sabtu (12/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Agrobis, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Sabtu (12/7/2026) sekitar pukul 20.30 WIB. Sedikitnya 10 stan toko hangus dilalap api dalam peristiwa tersebut. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp1 miliar.

Api pertama kali muncul dari Stan B01 yang menjual berbagai jenis plastik dan styrofoam. Kobaran api kemudian dengan cepat merambat ke stan lain karena material yang mudah terbakar, sehingga petugas harus mengerahkan armada dari sejumlah daerah untuk mengendalikan kebakaran.

Kapolsek Babat, Kompol Chakim Amrulloh, mengatakan hasil keterangan saksi menunjukkan api pertama kali terlihat berasal dari bagian dalam Stan B01 yang berada di Blok B Nomor 01.

“Api terlihat menyala dari bagian dalam dan atas stan, kemudian dengan cepat menjalar ke luar hingga membakar tumpukan styrofoam di depan toko,” kata Kompol Chakim Amrulloh.

Menurutnya, saksi yang berada di lokasi sempat berteriak meminta pertolongan warga. Namun, kobaran api sudah terlanjur membesar sehingga tidak memungkinkan dipadamkan menggunakan peralatan seadanya.

“Material plastik dan styrofoam yang mudah terbakar membuat api cepat membesar,” jelasnya.

Kompol Chakim mengungkapkan, dua saksi yang pertama kali mengetahui kejadian tersebut adalah Anton (38) dan Didik (42), warga Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban. Keduanya segera meminta bantuan warga sekitar sekaligus menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Petugas pemadam kebakaran gabungan kemudian diterjunkan dengan mengerahkan 11 unit mobil pemadam dan satu unit kendaraan suplai air. Armada berasal dari Damkar Ngimbang dua unit, Lamongan tiga unit, Babat satu unit, Paciran satu unit, Bojonegoro satu unit, Tuban dua unit, Yon TP satu unit, serta dua unit kendaraan suplai air dari BPBD.

Petugas berjibaku memadamkan kobaran api sekaligus melakukan pembasahan di lokasi untuk mencegah munculnya titik api baru. Hingga penanganan selesai, sedikitnya 10 stan dilaporkan terdampak kebakaran.

Sementara itu, pemilik stan, Chaerul Fitrianto, mengaku terakhir meninggalkan tokonya pada Minggu dini hari sekitar pukul 01.00 WIB setelah memastikan seluruh aliran listrik dalam kondisi mati.

“Saya terakhir meninggalkan toko sekitar pukul 01.00 WIB. Saat itu seluruh aliran listrik sudah saya matikan,” ungkap Chaerul.

Ia menjelaskan bahwa setiap hari Minggu tokonya memang tidak beroperasi. Barang yang tersimpan di dalam stan berupa plastik dan styrofoam miliknya maupun barang titipan dari pihak lain.

“Di dalam stan tidak ada barang elektronik. Isinya hanya plastik dan styrofoam,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Diduga Kejang Saat Mengemudi, Mobil Tabrak 3 Motor dan Ambulans di Lamongan
Empat Siswa Terjebur Sumur 8 Meter di Lamongan, Begini Kronologinya
Ruko UD Asterpal di Gempol Ludes Terbakar, Kerugian Rp320 Juta
Selamat dari Kebakaran Kapal, 5 Penari Tetap Ingin Tampil di Gandrung Sewu
Dua Kebakaran Lahan di Kedungpring Lamongan, Ini Dugaan Pemicunya
Bendahara II KONI Kendal MRS Ditahan, Diduga Selewengkan Dana Rp798 Juta
Karhutla Jember Mulai Mereda, Perhutani Ingatkan Bahaya Bakar Hutan
Xenia Terbakar Usai Isi Pertalite di Sampang, Dua Orang Luka

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:51

Diduga Kejang Saat Mengemudi, Mobil Tabrak 3 Motor dan Ambulans di Lamongan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:12

Empat Siswa Terjebur Sumur 8 Meter di Lamongan, Begini Kronologinya

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:04

Ruko UD Asterpal di Gempol Ludes Terbakar, Kerugian Rp320 Juta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:43

Selamat dari Kebakaran Kapal, 5 Penari Tetap Ingin Tampil di Gandrung Sewu

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:21

Dua Kebakaran Lahan di Kedungpring Lamongan, Ini Dugaan Pemicunya

Berita Terbaru