Pasar Kerja Berubah Cepat, Kemnaker dan Unpad Perkuat SDM Digital

Rabu, 20 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penandatanganan kerja sama antara Kementerian Ketenagakerjaan dan Universitas Padjadjaran di Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Senin, 18 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Penandatanganan kerja sama antara Kementerian Ketenagakerjaan dan Universitas Padjadjaran di Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Senin, 18 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JAKARTA, RadarBangsa.co.id – Kementerian Ketenagakerjaan dan Universitas Padjadjaran membangun sinergi pengembangan sumber daya manusia dan ketenagakerjaan di Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Senin (18/5/2026). Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk menjawab ancaman kesenjangan kompetensi lulusan di tengah perubahan dunia kerja akibat transformasi digital dan perkembangan teknologi.

Perubahan pola industri dan percepatan digitalisasi kini menjadi tantangan serius bagi lulusan perguruan tinggi. Dunia kerja bergerak cepat, sementara banyak lulusan dinilai belum sepenuhnya memiliki kompetensi yang sesuai kebutuhan industri.

Kondisi itu mendorong Kementerian Ketenagakerjaan dan Universitas Padjadjaran menjalin kerja sama pengembangan SDM dan ketenagakerjaan melalui penandatanganan kesepahaman bersama dalam kegiatan Employer Meeting Unpad Talent & Employer Partnership Summit 2026 di Jatinangor, Sumedang.

Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperkuat hubungan antara kampus dan dunia industri agar lulusan tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga siap menghadapi tekanan pasar kerja yang semakin kompetitif.

Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan, Cris Kuntadi, mengatakan perguruan tinggi memiliki posisi penting dalam mendukung transformasi ketenagakerjaan nasional.

“Kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia industri menjadi kunci dalam menyiapkan SDM unggul yang adaptif, kompeten, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja masa depan,” ujar Cris.

Kerja sama itu mencakup berbagai program strategis, mulai dari peningkatan kompetensi tenaga kerja, pengembangan kewirausahaan, penguatan riset ketenagakerjaan, hingga penyusunan pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan industri.

Langkah tersebut dinilai penting karena kesenjangan antara kurikulum pendidikan dan kebutuhan lapangan kerja masih menjadi sorotan. Banyak perusahaan membutuhkan tenaga kerja dengan kemampuan digital, analisis data, hingga keterampilan teknis baru yang terus berkembang.

“Kerja sama ini diharapkan mampu mengintegrasikan pendidikan, pelatihan, dan dunia kerja sehingga lulusan memiliki kompetensi yang relevan serta daya saing yang lebih kuat,” katanya.

Selain itu, sinergi Kemnaker dan Unpad juga difokuskan pada penguatan pelatihan vokasi. Program pelatihan Kemnaker akan dipadukan dengan kapasitas akademik, pusat kajian, serta riset dan inovasi yang dimiliki Unpad.

Dalam kesempatan itu, Cris juga menegaskan komitmen Kemnaker memperluas akses pelatihan melalui transformasi layanan ketenagakerjaan digital SIAPKerja dan penguatan balai latihan kerja yang responsif terhadap perkembangan industri.

Menurutnya, akses terhadap pelatihan dan sertifikasi kompetensi menjadi kebutuhan mendesak bagi generasi muda agar tidak tertinggal di tengah persaingan kerja yang semakin ketat.

“Kami ingin memastikan generasi muda dan lulusan perguruan tinggi memiliki akses terhadap pelatihan yang relevan, sertifikasi kompetensi, dan peluang kerja yang lebih luas,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
RSUD H. Moh. Ruslan Mataram Siapkan One Stop Service Pemeriksaan Calon Jemaah Haji 2027
Bahas RUU Pertanahan, Lia Istifhama Cairkan Suasana Rapat Komite I DPD RI dengan Pantun
Senator Anggota DPD RI Lia Istifhama Dorong RUU Pertanahan Lindungi Masyarakat dari Sengketa dan Mafia Tanah
Bukan Sekadar Soal Panggilan, Kemnaker Tekankan Kepastian Hak Pekerja Rumah Tangga

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Rabu, 16 September 2026 - 09:32

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya

Rabu, 16 September 2026 - 09:03

Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi

Selasa, 15 September 2026 - 23:41

RSUD H. Moh. Ruslan Mataram Siapkan One Stop Service Pemeriksaan Calon Jemaah Haji 2027

Berita Terbaru