Pasar Murah di Kediri, Gubernur Khofifah Cegah Lonjakan Harga Menjelang Idul Fitri

Selasa, 3 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Khofifah memantau kegiatan Pasar Murah di Kelurahan Pare, Kabupaten Kediri,  Senin, 1 Maret 2026  (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Khofifah memantau kegiatan Pasar Murah di Kelurahan Pare, Kabupaten Kediri, Senin, 1 Maret 2026 (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

KEDIRI, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadirkan Pasar Murah di Halaman Gedung Serbaguna, Kelurahan Pare, Kabupaten Kediri, Minggu (1/3), sebagai bagian dari strategi pemerintah provinsi untuk mengendalikan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Program ini menyasar kebutuhan pokok masyarakat agar tetap terjangkau meski permintaan meningkat selama Bulan Suci Ramadhan.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah menegaskan bahwa Pasar Murah merupakan instrumen strategis yang membantu stabilisasi harga sekaligus memastikan akses pangan masyarakat tetap terjaga. Ia mencontohkan perbedaan harga di pasar: ayam yang biasanya dijual Rp40.000 per kilogram, di Pasar Murah dijual Rp30.000; telur ayam dari Rp30.000 menjadi Rp22.000.

“Program ini adalah bentuk intervensi untuk menjaga keterjangkauan kebutuhan pokok, komplementer dengan upaya pemerintah kabupaten/kota. Sinergi lintas level ini penting agar pengendalian inflasi bisa efektif dan menjangkau lebih luas,” ujar Khofifah.

Pasar Murah di Pare menjadi bagian dari serangkaian kegiatan Pemprov Jatim dalam mengendalikan inflasi. Selain itu, Pemprov bersama Bank Indonesia juga meluncurkan Mobil EPIK (Etalase Pengendalian Inflasi Kabupaten/Kota). Mobil ini membawa komoditas strategis seperti beras, gula, minyak goreng, dan daging ayam, serta berkeliling ke kabupaten/kota di Jawa Timur. Strategi ini selaras dengan pendekatan 4K: keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.

Khofifah menjelaskan, program ini mendukung kerja Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) agar harga dan pasokan tetap stabil, terutama menjelang hari besar keagamaan. “Dengan Mobil EPIK, distribusi pasokan bisa lancar, harga tetap terkendali, dan masyarakat tidak terbebani lonjakan harga,” ujarnya.

Antusiasme masyarakat terhadap Pasar Murah sangat tinggi. Ribuan warga memadati lokasi untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih murah. Khofifah berharap program serupa bisa terus dimasifkan agar menjangkau masyarakat hingga pelosok desa.

Berbagai komoditas dijual di bawah harga pasar: beras premium Rp14.000/kg, beras medium Rp11.000/kg, minyak goreng MinyaKita Rp13.000/liter, telur ayam ras Rp22.000/kemasan, tepung terigu Rp10.000/kg, gula pasir Rp14.000/kg, bawang putih Rp6.000/250 gram, bawang merah Rp7.000/250 gram, cabai rawit merah Rp4.000/100 gram, cabai merah besar Rp2.000/100 gram, dan daging ayam ras Rp30.000/kemasan.

“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat selalu tinggi setiap kali Pasar Murah digelar. Kami berharap program ini meringankan beban belanja masyarakat dan menjaga daya beli mereka, khususnya di Pare, Kabupaten Kediri,” pungkas Khofifah.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru