MAGETAN, RadarBangsa.co.id — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadirkan Pasar Murah ke-161 di halaman Balai Desa Pojoksari, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan, Selasa (6/10). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur dan Hari Jadi ke-351 Kabupaten Magetan.
Didampingi Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiati, Khofifah menyapa masyarakat, berinteraksi dengan pedagang, sekaligus membagikan doorprize berupa kipas angin dan kompor gas kepada warga yang nomor undiannya terpilih.
Menurut Khofifah, Pasar Murah menjadi salah satu bentuk kehadiran pemerintah untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih terjangkau. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi pemerintah untuk mendengar kebutuhan warga secara langsung.
“Bulan Oktober menjadi bulan spesial bagi Pemprov Jawa Timur sekaligus Hari Jadi Kabupaten Magetan ke-351. Untuk itu, di bulan ini kami ingin terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Khofifah menegaskan, upaya menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok membutuhkan sinergi antara Pemprov Jawa Timur dan pemerintah kabupaten/kota. Program Pasar Murah yang digelar Pemprov Jatim disebut bukan untuk menggantikan program daerah, melainkan memperkuat langkah yang telah berjalan.
“Ini adalah sinergi bersama, memperkuat berbagai upaya yang telah dilakukan pemerintah kabupaten/kota dalam menjaga keterjangkauan kebutuhan pokok masyarakat,” katanya.
Selain kebutuhan pokok, Pasar Murah juga menghadirkan produk unggulan daerah dari pelaku industri kecil dan menengah (IKM) serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dengan demikian, kegiatan tersebut tidak hanya membantu konsumen mendapatkan harga lebih terjangkau, tetapi juga memberikan kesempatan pelaku usaha lokal menjangkau pembeli secara langsung.
“Pasar murah menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk menjual langsung produk mereka ke konsumen,” ucapnya.
Sejumlah kebutuhan pokok dijual dengan harga terjangkau. Beras premium dipasarkan Rp14.000 per kilogram, beras medium Rp11.000 per kilogram, minyak goreng Rp13.000 per liter, tepung terigu Rp10.000 per kilogram, dan gula pasir Rp14.000 per kilogram.
Sementara itu, telur ayam ras tersedia Rp20.000 per kemasan dan daging ayam ras Rp32.000 per kemasan. Bawang putih serta bawang merah masing-masing Rp6.000 per 250 gram, sedangkan cabai dijual Rp5.000 per 200 gram.
Kehadiran Pasar Murah diharapkan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus mendukung keberlangsungan usaha lokal di Jawa Timur.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar