Pasar Murah Mojokerto Diserbu Warga, Gubrnur Jawa Timur Khofifah Tegaskan Komitmen Ringankan Beban

- Redaksi

Senin, 22 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyapa seorang anak penjual makanan saat melakukan kunjungan lapangan di Mojokerto, Minggu (22/9/2024). (Dok. Biro Adpim Jatim via RadarBangsa)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyapa seorang anak penjual makanan saat melakukan kunjungan lapangan di Mojokerto, Minggu (22/9/2024). (Dok. Biro Adpim Jatim via RadarBangsa)

MOJOKERTO, RadarBangsa.co.id – Ribuan warga tumpah ruah memadati Bundaran Pacet, Kabupaten Mojokerto, Minggu (21/9), ketika Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Pasar Murah. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa itu menjadi magnet masyarakat yang berburu bahan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan pasaran.

Antusiasme tampak sejak pagi. Warga berbondong-bondong mengantre untuk membeli beras, minyak, telur, hingga bawang dengan harga di bawah rata-rata pasar. Menurut Khofifah, program ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam meringankan beban pengeluaran rumah tangga sekaligus memastikan akses pangan tetap terjangkau.

“Pasar Murah adalah ikhtiar pemerintah untuk menghadirkan harga yang lebih murah dari pasar maupun Harga Eceran Tertinggi. Dengan cara ini, kami ingin ekonomi keluarga terasa lebih ringan,” kata Khofifah.

Dalam gelaran kali ini, Pemprov Jatim menyediakan 10 ton beras medium SPHP kemasan lima kilogram dengan harga Rp11.000 per kilogram. Selain itu, beras premium dilepas Rp14.000 per kilogram, minyakita Rp13.000 per liter, gula pasir Rp14.000 per kilogram, dan tepung terigu Rp10.000 per kilogram. Produk lain seperti telur ayam ras, daging ayam, bawang putih, dan bawang merah juga dijual dengan selisih harga signifikan dibanding pasar.

Kehadiran pasar murah langsung disambut positif masyarakat. Siti Amanah, warga Pacet, mengaku bisa menghemat cukup banyak dari belanja kali ini. “Alhamdulillah, beras SPHP biasanya Rp13 ribu per kilo, di sini hanya Rp11 ribu. Telur dan minyak juga lebih murah,” ujarnya.

Senada, Fitri, warga Kutorejo, mengatakan harga beras yang dibeli bisa lebih hemat hingga Rp4.000 per kilogram. “Kalau belanja di sini, kebutuhan rumah tangga jadi lebih ringan. Semoga kegiatan seperti ini sering diadakan,” katanya.

Tak hanya menyediakan bahan pokok, Pasar Murah juga menjadi etalase produk UMKM Mojokerto. Menurut Khofifah, melibatkan pelaku usaha lokal adalah cara untuk memperluas jangkauan produk sekaligus menggerakkan roda perekonomian daerah.

“Pasar Murah ini bukan hanya membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok, tetapi juga menjadi ruang UMKM setempat memperkenalkan produknya,” ujarnya.

Gubernur perempuan pertama di Jawa Timur itu menekankan, penyelenggaraan Pasar Murah di berbagai daerah bukan sekadar acara seremonial. Program tersebut merupakan strategi pemerintah untuk menjaga daya beli sekaligus mengendalikan inflasi di tengah fluktuasi harga pangan.

“Barang-barang kebutuhan ini sifatnya habis pakai. Kalau bisa dibeli lebih murah, ekonomi keluarga akan lebih ringan. Itu tujuan utamanya,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Mojokerto Muhammad Al-Barra menambahkan pihaknya rutin menggelar kegiatan serupa di tingkat kecamatan. “Setiap minggu kami laksanakan Pasar Murah di 18 kecamatan. Harapannya, masyarakat di semua wilayah bisa merasakan manfaatnya,” kata Al-Barra.
Gelaran Pasar Murah di Pacet memberi pesan jelas bahwa pemerintah hadir di tengah masyarakat. Bagi warga, selisih harga dari beberapa ribu rupiah saja sudah berarti besar untuk mengatur pengeluaran harian.

“Pasar Murah seperti ini benar-benar membantu. Semoga bisa rutin digelar, supaya belanja kebutuhan rumah tangga semakin terjangkau,” pungkas Fitri, warga Kutorejo.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Jalan Santai UNA Ramai Ribuan Warga, Masa Depan SDM Asahan Disinggung
BLT Buruh Rokok Kembali Cair, Khofifah Tegaskan Negara Tak Boleh Abai pada Pekerja
BLT Buruh Rokok Rp2,5 Miliar Cair di Surabaya, Khofifah Soroti Daya Beli Keluarga
Khofifah Cairkan BLT Rp2,5 Miliar untuk Ribuan Buruh Rokok di Surabaya
Jembatan Putus Muratara Lumpuhkan Akses, Wagub Sumsel Janji Bangun Permanen
Pelayanan Publik Asahan Disorot, DPR RI dan Ombudsman Turun Tangan
Khofifah Resmikan Karantina Terpadu Jatim, Ekspor-Impor Kini Dipercepat
Gubernur Khofifah Resmikan Karantina Terpadu Jatim, Ekspor-Impor Kini Lebih Cepat

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:55 WIB

Jalan Santai UNA Ramai Ribuan Warga, Masa Depan SDM Asahan Disinggung

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:39 WIB

BLT Buruh Rokok Kembali Cair, Khofifah Tegaskan Negara Tak Boleh Abai pada Pekerja

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:31 WIB

BLT Buruh Rokok Rp2,5 Miliar Cair di Surabaya, Khofifah Soroti Daya Beli Keluarga

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:03 WIB

Jembatan Putus Muratara Lumpuhkan Akses, Wagub Sumsel Janji Bangun Permanen

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:57 WIB

Pelayanan Publik Asahan Disorot, DPR RI dan Ombudsman Turun Tangan

Berita Terbaru