Pasien Jantung di Kendal Gelisah, Apa yang Menghambat Jaminan BPJS di RSUD Kendal? Begini Respons Bupati

Jumat, 24 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL, RadarBangsa.co.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. dr. Soewondo Kendal hingga kini belum menjalin kesepakatan kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terkait layanan pemeriksaan dan penanganan penyakit jantung.

Akibatnya, pasien dengan penyakit jantung di rumah sakit tersebut masih berstatus sebagai pasien mandiri atau pribadi tanpa penjaminan dari BPJS.

Direktur RSUD H. dr. Soewondo Kendal, dr. Saikhu, mengatakan bahwa pembahasan kerja sama dengan BPJS Kesehatan masih dalam tahap proses dan belum mencapai kesepakatan final.

“Kami memahami keinginan masyarakat agar bisa mendapat pelayanan setara dan dijamin BPJS. Namun, saat ini masih dalam tahap penjajakan kerja sama,” ujar Saikhu dalam kegiatan Proctoship PCI di RSUD H. dr. Soewondo Kendal, Jumat (24/10/2024).

Kegiatan tersebut turut didampingi oleh tim dari RS Pusat Jantung Nasional Harapan Kita Jakarta dan RSUD dr. Kariadi Semarang. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu layanan intervensi jantung agar lebih cepat dan aman.

Berdasarkan data RSUD Soewondo, sepanjang tahun 2024 tercatat 6.636 pasien rawat jalan dengan penyakit jantung. Sementara itu, 1.623 pasien telah menjalani rawat inap hingga tahun ini.

Saikhu menegaskan bahwa penyakit jantung merupakan kondisi medis yang membutuhkan penanganan segera agar tidak menimbulkan risiko fatal.

“Pasien jantung tidak bisa menunggu lama. Kami berkomitmen agar layanan intervensi jantung di RSUD Soewondo bisa segera tersedia bagi seluruh masyarakat Kendal,” katanya.

Sementara itu, Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengakui bahwa banyak warga yang mengeluhkan pelayanan kesehatan, khususnya untuk pemeriksaan jantung.

Selama ini, warga Kendal masih harus berobat ke rumah sakit di Semarang untuk mendapatkan layanan jantung, dengan antrean yang panjang dan waktu tunggu yang lama.

“Masyarakat berharap agar RSUD Kendal dapat memberikan pelayanan pemeriksaan jantung secara mandiri, sehingga warga tidak perlu lagi jauh-jauh ke Semarang,” ujar Dyah.

Bupati menambahkan, pemerintah daerah kini tengah berupaya mempercepat kerja sama antara RSUD Soewondo dengan pihak terkait, termasuk BPJS Kesehatan, agar pelayanan kesehatan jantung di Kendal dapat segera berjalan optimal.

“Kami terus berkoordinasi agar masyarakat Kendal bisa mendapatkan layanan kesehatan yang mudah, cepat, dan terjangkau, khususnya untuk pemeriksaan penyakit jantung,” katanya.

 

 

Penulis : Rob

Editor : Arifin Zaenul

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru