Pasuruan Dipilih Jadi Lokasi Rakerda Pramuka Jatim, Program RTLH Jadi Prioritas

- Redaksi

Rabu, 22 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Jatim Adhy Karyono saat membuka Rakerda Kwarda Pramuka Jawa Timur 2026 di Taman Chandra Wilwatikta Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Senin (20/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Sekda Jatim Adhy Karyono saat membuka Rakerda Kwarda Pramuka Jawa Timur 2026 di Taman Chandra Wilwatikta Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Senin (20/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Jawa Timur menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 2026 di Taman Chandra Wilwatikta Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Senin (20/4/2026). Forum ini tak sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi ruang penting untuk mengevaluasi program lama sekaligus menyusun langkah baru menghadapi persoalan sosial di Jawa Timur.

Salah satu isu utama yang disorot dalam Rakerda kali ini adalah tingginya angka kemiskinan serta kebutuhan rumah layak huni bagi masyarakat. Pemerintah Provinsi Jawa Timur menilai organisasi kepemudaan seperti Pramuka harus terlibat langsung memberi solusi nyata yang dampaknya bisa dirasakan warga.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, menegaskan Rakerda memiliki nilai strategis karena menjadi dasar penyusunan program kerja yang lebih terarah. Menurutnya, evaluasi tahunan penting agar kegiatan tidak berhenti sebagai seremonial, melainkan menghasilkan perubahan konkret.

“Rakerda ini sangat strategis, karena kita bisa mengevaluasi pelaksanaan program di tahun sebelumnya dan tahun ini bisa menyiapkan program yang harus dilaksanakan dengan baik,” tegas Adhy.

Ia menyoroti program **Satu Gudep Satu RTLH** yang digagas Pramuka sebagai langkah langsung membantu masyarakat berpenghasilan rendah. Program tersebut dinilai selaras dengan target pemerintah daerah dalam mengurangi rumah tidak layak huni yang masih menjadi persoalan di sejumlah wilayah.

“Program satu Gudep satu rumah RTLH itu luar biasa dan sejalan dengan target kami di Pemprov untuk mengurangi kendala hunian layak,” ujarnya.

Bagi masyarakat, keberhasilan program semacam ini bukan hanya soal pembangunan fisik rumah, tetapi juga berdampak pada kesehatan keluarga, kenyamanan tinggal, dan peningkatan kualitas hidup. Rumah layak huni dinilai menjadi fondasi penting untuk menekan kemiskinan secara berkelanjutan.

Selain itu, hasil rekomendasi Rakerda akan dijadikan panduan kebijakan tahun 2026 agar selaras dengan rencana pembangunan provinsi. Sinkronisasi antara pemerintah dan organisasi sosial dinilai penting agar anggaran, tenaga, dan program tidak berjalan sendiri-sendiri.

“Langkah kolaboratif ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong Pramuka tetap relevan dalam menjawab tantangan ekonomi modern saat ini,” pungkasnya.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Hardiknas 2026: Anak SD Jadi Komandan Paskibra, Murid SR Mojokerto Pidato 5 Bahasa di Depan Khofifah
Khofifah Buat Sejarah di Hardiknas 2026: Paskibra SD Pimpin Upacara, Siswa SR Pidato 5 Bahasa
Kapolres Lamongan Ganjar Anggota Berprestasi, Pesan Keras: Kerja Bukan Cari Pujian
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
May Day 2026 di Lamongan: BPJS Ketenagakerjaan Fokus pada Perlindungan Pekerja
Hari Buruh 2026 di Jember, BPJS Ketenagakerjaan Ingatkan Pentingnya Jaminan bagi Pekerja Rentan
Dewan Pers: Jurnalisme Berkualitas Jadi Pilar Masa Depan Damai dan Adil
Tak Ada Demo Ricuh, May Day Jember 2026 Berubah Jadi Panggung Harmoni Buruh dan Pengusaha

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 21:38 WIB

Hardiknas 2026: Anak SD Jadi Komandan Paskibra, Murid SR Mojokerto Pidato 5 Bahasa di Depan Khofifah

Senin, 4 Mei 2026 - 21:26 WIB

Khofifah Buat Sejarah di Hardiknas 2026: Paskibra SD Pimpin Upacara, Siswa SR Pidato 5 Bahasa

Senin, 4 Mei 2026 - 12:28 WIB

Kapolres Lamongan Ganjar Anggota Berprestasi, Pesan Keras: Kerja Bukan Cari Pujian

Senin, 4 Mei 2026 - 11:41 WIB

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan

Senin, 4 Mei 2026 - 11:30 WIB

May Day 2026 di Lamongan: BPJS Ketenagakerjaan Fokus pada Perlindungan Pekerja

Berita Terbaru