Pasuruan Jadi Lumbung Susu, KUD Sembada Pasok 30 Ton per Hari ke Industri Nasional

Sabtu, 10 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pengolahan susu segar di KUD Sembada, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan, yang memasok industri susu nasional. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

Pengolahan susu segar di KUD Sembada, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan, yang memasok industri susu nasional. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Kabupaten Pasuruan menegaskan posisinya sebagai sentra susu segar terbesar kedua di Jawa Timur. Salah satu penopang utama capaian tersebut berada di Kecamatan Puspo, melalui peran Koperasi Unit Desa (KUD) Sembada yang mengelola produksi susu sapi perah dari ribuan peternak lokal.

Ketua KUD Sembada, Purwo Budi Setyawan, menjelaskan bahwa koperasi saat ini mampu memproduksi sekitar 30 ton susu segar setiap hari. Produksi tersebut berasal dari 2.700 peternak yang tersebar di tujuh desa di Kecamatan Puspo, yakni Puspo, Jimbaran, Keduwung, Kemiri, Palangsari, dan Janjang Wulung.

“Kontributor terbesar berasal dari Desa Jimbaran dan Janjang Wulung. Dua wilayah ini menjadi tulang punggung suplai harian kami,” ujar Purwo Budi Setyawan saat ditemui, Jumat (9/1/2026).

Secara teknis, susu hasil perahan dikumpulkan melalui 12 pos penampungan sementara. Dari titik ini, susu langsung menjalani proses pendinginan dengan standar suhu tertentu sebelum dikirim ke industri pengolahan susu (IPS) maupun didistribusikan untuk konsumsi masyarakat.

“Saat ini seluruh pengiriman industri kami suplai ke Ultra Jaya di Bandung dan Indolakto,” kata Setyawan.

Selain memenuhi kebutuhan industri nasional, KUD Sembada juga memastikan pasokan susu segar bagi masyarakat sekitar tetap terjaga. Menurut Setyawan, pasar lokal menjadi prioritas yang tidak boleh diabaikan.

“Kebutuhan warga lokal pasti kami perhatikan. Bahkan distribusi kami menjangkau pasar lokal hingga luar wilayah Pasuruan,” ujarnya.

Ia menambahkan, seluruh susu yang dikelola telah memenuhi standar operasional prosedur. Kualitas total solid tercatat di atas 12 persen, sementara Total Plate Count (TPC) atau jumlah bakteri berada di bawah satu juta per 10 mililiter susu.

“Kami tegaskan kepada peternak, yang kami beli bukan sekadar susu, tapi kualitas. Semua harus sesuai SOP,” ucapnya.

Ke depan, KUD Sembada menargetkan peningkatan pasokan ke industri hingga 40 ton per hari. Untuk mencapai target tersebut, koperasi menempuh strategi peningkatan kualitas pakan dan penambahan populasi sapi perah.

“Kami bekerja sama dengan Bank Jatim melalui pembiayaan Rp 18 miliar untuk infestasi hingga 700 ekor sapi. Kami juga menerapkan sistem gado dengan peternak, di mana anak sapi pertama menjadi milik koperasi dan anak kedua milik peternak,” tutur Setyawan.

Langkah ini diharapkan memperkuat posisi Pasuruan sebagai daerah penyangga industri susu nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak sapi perah secara berkelanjutan.

Penulis : Ahmad

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru