Pasutri di Bangkalan Dianiaya Paman, Istri Tewas Suami Kritis

- Redaksi

Senin, 5 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi AI

Ilustrasi AI

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Kasus kekerasan dalam lingkup keluarga kembali terjadi di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Sepasang suami istri di Desa Pekaden, Kecamatan Galis, menjadi korban penganiayaan brutal yang dilakukan oleh paman mereka sendiri, Jumat malam. Peristiwa ini berujung pada tewasnya sang istri, sementara suaminya kini dalam kondisi kritis.

Korban perempuan berinisial RI (24) meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju rumah sakit akibat luka berat yang dideritanya. Sementara itu, suaminya, RH (28), selamat namun mengalami luka serius terutama di bagian kepala, wajah, dan tangan. Hingga kini, RH masih menjalani perawatan intensif di RSUD Syarifah Ambami Rato Ebuh Bangkalan.

Kasat Reskrim Polres Bangkalan AKP Hafid Dian Maulidi menjelaskan, kedua korban ditemukan warga dalam kondisi sudah sangat lemas. “Keduanya mengalami luka berat di bagian kepala, wajah, serta lengan. Saat ditolong warga, korban sudah kehabisan darah. Istri korban tidak tertolong,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan saksi, insiden bermula dari cekcok mulut antara korban dan pelaku berinisial RM, yang merupakan paman korban. Pertengkaran itu terjadi beberapa jam sebelum kejadian. Usai adu mulut, pasangan suami istri tersebut memilih masuk ke kamar tidur untuk beristirahat.

Namun, diduga masih diliputi emosi dan rasa tersinggung, pelaku kemudian mengambil balok kayu dan mendatangi kamar korban. Dalam kondisi korban sedang tertidur, pelaku memukul kepala kedua korban secara berulang kali menggunakan kayu balok di rumah yang juga ditinggalinya.

Setelah menerima laporan dari pihak keluarga, polisi bergerak cepat. Dengan bantuan tokoh masyarakat setempat, pelaku berhasil diamankan dan kini ditahan di Mapolres Bangkalan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Lainnya:

Penulis : Lan

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

DPRD Musi Rawas Gaspol 4 Raperda Krusial Dibahas, Dari Tata Ruang hingga Ketertiban Daerah
Banjir Sidoarjo Tak Kunjung Usai, Pemkab Gandeng BNPB Gaspol Rp209 M
Sidoarjo Hapus Denda Pajak 2026, Warga Dikejar Deadline Oktober
Jalan Rusak Kencong Disorot, Bupati Jember Turun Tangan Kejar Perbaikan
2.956 Jamaah Haji Dilepas, Bupati Jember Ingatkan Ancaman Fisik di Tanah Suci
Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
Saat Kota Lamongan Terlelap, Polsek Tikung Bergerak Senyap Cegah Kejahatan 4C
Polisi Turun ke Jalan, Patroli Polsek Tikung Diperketat, Warga Lamongan Diminta Siaga Jaga Keamanan

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 07:32 WIB

DPRD Musi Rawas Gaspol 4 Raperda Krusial Dibahas, Dari Tata Ruang hingga Ketertiban Daerah

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:06 WIB

Banjir Sidoarjo Tak Kunjung Usai, Pemkab Gandeng BNPB Gaspol Rp209 M

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:52 WIB

Jalan Rusak Kencong Disorot, Bupati Jember Turun Tangan Kejar Perbaikan

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:45 WIB

2.956 Jamaah Haji Dilepas, Bupati Jember Ingatkan Ancaman Fisik di Tanah Suci

Senin, 4 Mei 2026 - 17:54 WIB

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi

Berita Terbaru