PCNU Lamongan Desak Miras dan Narkoba Segera Ditindak Tegas

Senin, 24 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PCNU Lamongan saat menyerahkan surat pernyataan sikap terkait peredaran miras kepada Bupati Lamongan di Lamongan, Senin (24/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PCNU Lamongan saat menyerahkan surat pernyataan sikap terkait peredaran miras kepada Bupati Lamongan di Lamongan, Senin (24/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lamongan mendesak Pemerintah Kabupaten Lamongan mengambil langkah serius terhadap peredaran minuman keras (miras) dan narkoba yang dinilai mulai merebak di wilayah tersebut. Desakan itu disampaikan saat jajaran PCNU Lamongan mendatangi Kantor Bupati Lamongan, Senin (24/8/2026).

Kedatangan PCNU Lamongan tersebut sekaligus untuk menyerahkan surat pernyataan sikap kepada Bupati Lamongan Yuhronur Efendi. Dalam audiensi, PCNU meminta penanganan peredaran miras dan narkoba dilakukan secara menyeluruh, termasuk mengungkap jaringan pemasok dan distributor.

Rais Syuriah PCNU Lamongan, KH Salim Ashar, mengatakan keresahan masyarakat terhadap dugaan masih maraknya peredaran miras di sejumlah wilayah perlu mendapat perhatian serius pemerintah dan aparat penegak hukum.

“Penindakan jangan hanya menyasar penjual, tetapi juga harus mengungkap jaringan pemasok dan distributor minuman keras ilegal,” tegas Syahrul.

Selain penegakan hukum, PCNU Lamongan mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya warga Nahdliyin, ulama, tokoh masyarakat, lembaga pendidikan, dan pondok pesantren, bersama-sama menjaga lingkungan dari peredaran miras dan narkoba.

PCNU juga menyerukan kepada orang tua dan pendidik untuk memperkuat pendidikan moral, keimanan, dan akhlak generasi muda. Upaya tersebut dinilai penting agar generasi muda tidak mudah terjerumus dalam penyalahgunaan miras, narkoba maupun berbagai bentuk kerusakan sosial.

“Upaya penyelamatan generasi muda harus dilakukan secara bersama-sama melalui pendekatan pembinaan yang bijak dan penuh hikmah, sekaligus dibarengi dengan penegakan hukum yang tegas dan berkeadilan,” katanya.

Menanggapi tuntutan tersebut, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi didampingi Wakil Bupati Dirham Akbar Aksara menyatakan persoalan peredaran miras dan narkoba merupakan masalah sosial yang membutuhkan penanganan bersama.

Bupati yang akrab disapa Pak Yes itu juga menyinggung keberadaan toko-toko yang menyediakan miras dan dinilai telah mengganggu ketertiban masyarakat. Menurutnya, persoalan tersebut perlu segera ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas sektor.

Dalam audiensi, Pak Yes turut mengungkapkan sejumlah fenomena sosial yang menjadi perhatian Pemkab Lamongan. Salah satunya terkait meningkatnya kasus HIV yang disebut mengalami kenaikan cukup tinggi.

Perubahan gaya hidup masyarakat juga dinilai turut memunculkan berbagai persoalan sosial. Selain itu, judi online menjadi perhatian karena dampak ekonominya berpotensi menimbulkan persoalan baru di tengah masyarakat.

“Ini fenomena sosial yang akan kami lakukan (penanganan),” tegasnya.

Pak Yes menegaskan berbagai persoalan sosial tersebut tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah. Keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan seperti Nahdlatul Ulama, dinilai diperlukan dalam upaya pencegahan dan penanganannya.

Karena itu, ia meminta PCNU Lamongan terus terlibat dalam sosialisasi dan pencegahan berbagai persoalan sosial yang berkembang di masyarakat.

“Sosialisasi bersama-sama. Saya minta PCNU untuk selalu terlibat,” tandasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
Panen Padi MT II Capai 11,3 Ton per Hektare, Petani Truni Lamongan Siap Percepat MT III
Harga Tembakau Lamongan Tembus Rp52 Ribu per Kilogram, Petani Dapat Kabar Baik
Workshop Nasional MATRIX RSUD H. Moh Ruslan Mataram Uji Kesiapsiagaan Bencana Lewat Simulasi Lapangan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Rabu, 16 September 2026 - 09:32

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya

Rabu, 16 September 2026 - 09:27

Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen

Rabu, 16 September 2026 - 09:03

Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi

Berita Terbaru