Pekan Raya Santri Pasuruan Jadi Magnet Warga

- Redaksi

Minggu, 2 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori meninjau stan Dispendukcapil yang diserbu warga saat Pekan Raya Santri 2025 di Lapangan A. Yani Grati, Minggu (2/11/2025). (Foto Dok Ho/Radarbangsa.co.id)

Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori meninjau stan Dispendukcapil yang diserbu warga saat Pekan Raya Santri 2025 di Lapangan A. Yani Grati, Minggu (2/11/2025). (Foto Dok Ho/Radarbangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Antusiasme warga Kabupaten Pasuruan benar-benar memuncak dalam gelaran Pekan Raya Santri 2025 di Lapangan Achmad Yani Grati. Ribuan masyarakat sejak hari pertama hingga Minggu (2/11/2025) terus memadati stan-stan pelayanan publik yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Pasuruan.

Dari seluruh stan yang ada, layanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) menjadi yang paling ramai diserbu pengunjung. Melalui program pelayanan keliling bertajuk “My Darling” (Melayani Dokumen Kependudukan Keliling), petugas Dispendukcapil membuka layanan cetak KTP elektronik, kartu keluarga, hingga akta kelahiran secara gratis dan langsung di lokasi acara.

“Alhamdulillah, antusias masyarakat sangat luar biasa. Setiap hari ada ratusan warga yang datang untuk mengurus dokumen kependudukan,” ujar Kepala Dispendukcapil Kabupaten Pasuruan, Tectona Jati KHM.

Dalam satu hari pelayanan, tercatat sedikitnya 100 warga melakukan perekaman dan pencetakan KTP elektronik, 25 orang mengurus kartu keluarga, delapan mengajukan akta kelahiran, dan dua warga mendaftar Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Menurut Tecto, banyak warga memanfaatkan momentum ini karena lebih mudah dan cepat dibandingkan harus datang ke kantor kecamatan atau Mall Pelayanan Publik (MPP) di Bangil. “Sebagian besar yang datang adalah remaja berusia 17 tahun yang baru pertama kali membuat KTP, dan warga yang kehilangan dokumen,” jelasnya.

Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori yang hadir langsung di lokasi menegaskan bahwa kegiatan jemput bola seperti ini merupakan wujud nyata pelayanan publik yang berpihak pada masyarakat. Ia menyebut, Pemkab ingin memastikan seluruh warga dapat mengakses dokumen kependudukan tanpa terkendala jarak maupun biaya.

“Kami ingin mendekatkan pelayanan. Jadi masyarakat tidak perlu jauh-jauh ke MPP, cukup datang ke Pekan Raya Santri. Semua urusan bisa selesai di sini,” ujar Gus Shobih.

Pekan Raya Santri sendiri menjadi magnet ekonomi dan sosial di wilayah timur Kabupaten Pasuruan. Selain menghadirkan layanan publik, ratusan pelaku UMKM juga membuka stan kuliner, fesyen, dan kerajinan lokal. Sejumlah perangkat daerah turut menampilkan program unggulan mereka, mulai dari layanan kesehatan, perizinan usaha, hingga konsultasi pertanian.

Sumirat (44), warga Desa Ranuklindungan, mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan keliling Dispendukcapil di acara tersebut. “Biasanya kalau mau urus KTP harus ke kecamatan, kadang antre panjang. Sekarang bisa langsung jadi di sini. Terima kasih kepada Gus Shobih dan Mas Rusdi yang sudah membawa pelayanan ke masyarakat,” ujarnya sambil menunjukkan KTP barunya.

Tingginya minat warga sempat membuat stok blanko KTP-el di stan Dispendukcapil habis sebelum penutupan. Namun, petugas memastikan seluruh pemohon tetap akan dilayani dengan sistem pencetakan susulan.

Pelayanan jemput bola ini akan terus dibuka hingga 4 November 2025, mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIB setiap hari. Selain perekaman dan pencetakan dokumen, masyarakat juga bisa melakukan konsultasi terkait perubahan data keluarga, pemisahan kartu keluarga, pendaftaran akta kematian, hingga pembaharuan data kependudukan.

“Seluruh layanan gratis. Tidak ada biaya sepeser pun. Kami ingin masyarakat semakin mudah mengurus dokumen dan sadar pentingnya administrasi kependudukan,” tegas Tecto.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

DPRD Musi Rawas Gaspol 4 Raperda Krusial Dibahas, Dari Tata Ruang hingga Ketertiban Daerah
Banjir Sidoarjo Tak Kunjung Usai, Pemkab Gandeng BNPB Gaspol Rp209 M
Sidoarjo Hapus Denda Pajak 2026, Warga Dikejar Deadline Oktober
Jalan Rusak Kencong Disorot, Bupati Jember Turun Tangan Kejar Perbaikan
2.956 Jamaah Haji Dilepas, Bupati Jember Ingatkan Ancaman Fisik di Tanah Suci
Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 07:32 WIB

DPRD Musi Rawas Gaspol 4 Raperda Krusial Dibahas, Dari Tata Ruang hingga Ketertiban Daerah

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:06 WIB

Banjir Sidoarjo Tak Kunjung Usai, Pemkab Gandeng BNPB Gaspol Rp209 M

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:52 WIB

Jalan Rusak Kencong Disorot, Bupati Jember Turun Tangan Kejar Perbaikan

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:45 WIB

2.956 Jamaah Haji Dilepas, Bupati Jember Ingatkan Ancaman Fisik di Tanah Suci

Senin, 4 Mei 2026 - 17:54 WIB

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi

Berita Terbaru