Pelatihan Keuangan Perkuat Akuntabilitas BUMDes Rahayu Widodo Ngawi

Selasa, 2 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pelatihan pengelolaan keuangan BUMDes Rahayu Widodo di Balai Desa Banjaransari, Ngawi. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pelatihan pengelolaan keuangan BUMDes Rahayu Widodo di Balai Desa Banjaransari, Ngawi. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

NGAWI, RadarBangsa.co.id – Upaya memperkuat fondasi ekonomi desa kembali dilakukan BUMDes Rahayu Widodo Desa Banjaransari, Kabupaten Ngawi, melalui pelatihan pengelolaan keuangan yang digelar di balai desa setempat. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas pengurus dalam menyusun laporan keuangan yang lebih akurat, transparan, dan sesuai standar pengelolaan usaha desa.

Pelatihan yang berlangsung intensif selama satu hari tersebut menghadirkan tenaga ahli dari pendamping desa serta pendamping desa Kabupaten Ngawi. Para peserta tidak hanya menerima materi konseptual mengenai manajemen kas dan penyusunan laporan, tetapi juga terlibat langsung dalam praktik pencatatan transaksi, penyusunan anggaran, hingga analisis laba-rugi yang menjadi dasar pengambilan keputusan usaha.

Kepala Desa Banjaransari, Dodik Surya Mukti Wijaya, menilai penguatan kemampuan ini sebagai langkah strategis menghadapi dinamika ekonomi desa. “Tata kelola yang profesional adalah kunci BUMDes tumbuh sehat. Ketika laporan keuangan tertib dan bisa diverifikasi, kepercayaan masyarakat maupun mitra usaha otomatis meningkat,” ujar Dodik. Ia menambahkan bahwa rencana pengembangan usaha seperti simpan pinjam, bank sampah, pertanian, usaha peternakan terpadu membutuhkan standar akuntabilitas yang kuat.

Para peserta pelatihan juga diperkenalkan pada sistem pencatatan digital berbasis spreadsheet. Pendekatan ini disambut antusias, terutama oleh pengurus yang sebelumnya terbiasa dengan catatan manual. “Dengan sistem digital, kami bisa melihat kondisi usaha secara lebih jelas. Tidak sekadar mencatat pemasukan dan pengeluaran, tetapi memahami apakah unit usaha berjalan sehat atau perlu intervensi,” ujar salah satu peserta.

Penulis : En

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru