KENDAL,RadarBangsa.co.id – Pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih di Desa Nolokerto, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, hingga Jumat (26/12/2025) menunjukkan perkembangan positif.
Gedung koperasi tersebut dibangun di atas lahan seluas 1.000 meter persegi dengan luas bangunan mencapai 600 meter persegi, yang berlokasi di Dukuh Tungulrejo. Pembangunan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025.
Ketua Koperasi Desa Merah Putih, Rohimudin, mengatakan progres pembangunan saat ini telah memasuki tahap pemasangan dinding.
“Untuk struktur bawah sudah selesai. Saat ini pembangunan sudah masuk tahap pemasangan dinding,” ujar Rohimudin.
Ia menjelaskan, informasi diperoleh berdasarkan laporan Babinsa setempat yang terus memantau perkembangan pembangunan gedung koperasi.
“Informasi itu bersumber dari Babinsa, dan pembangunan memang sudah sampai tahap pemasangan dinding,” katanya.
Rohimudin menuturkan, keberadaan gedung baru itu nantinya menjadi pusat pengembangan konsep koperasi desa. Saat ini, koperasi masih mengoperasikan gerai sementara, bagian dari proses menuju operasional penuh, dengan sistem pemasaran terus, dikembangkan.
“Sekarang barang yang tersedia masih sekitar 40 jenis. Nanti saat gedung baru beroperasi, jumlahnya diperkirakan bisa mencapai lebih dari 2.500 jenis barang,” ujarnya.
Rohim menargetkan gedung Koperasi Desa Merah Putih dapat beroperasi secara penuh pada Maret mendatang, seiring dengan kesiapan keanggotaan koperasi. Untuk itu, pihaknya terus gencar melakukan sosialisasi ke masyarakat agar bergabung menjadi anggota.
Sosialisasi dilakukan melalui berbagai forum warga, mulai dari kegiatan PKK, pertemuan RT dan RW, hingga organisasi kemasyarakatan dan keagamaan. Menurut Rohimudin, respons masyarakat terhadap keberadaan koperasi cukup baik.
“Hingga saat ini sudah mengantongi anggota sekitar 70 orang dan akan terus bertambah. Target kami, seluruh warga Desa Nolokerto nantinya menjadi anggota koperasi,” ungkapnya.
Selain pengembangan gerai sembako, koperasi juga menyiapkan strategi jangka panjang membangun rantai pasok mandiri, khususnya di sektor pertanian. Salah satunya melalui fasilitasi petani padi, mulai dari penyediaan pupuk, pembelian hasil panen, pengolahan beras secara mandiri, hingga penjualan di outlet koperasi.
“Dengan begitu, perputaran ekonomi bisa kembali ke masyarakat,” jelasnya.
Tak hanya itu, Koperasi Desa Merah Putih juga berencana menjalin kerja sama dengan MBG yang berada di sekitar lokasi dan merupakan bagian dari program strategis nasional. Komunikasi akan dibangun agar sebagian pemasok koperasi dapat terlibat dalam rantai pasok MBG.
“Kami optimistis koperasi ini akan berkembang dan memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat desa,” pungkas Rohimudin.
Penulis : Rob
Editor : Arifin Zaenul








