Pemberdayaan KRTP Terbukti Tekan Kemiskinan, Lamongan Targetkan 11,95 Persen di 2026

- Redaksi

Kamis, 22 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lamongan Galih Yanuar Medi Pratama menyampaikan capaian program pemberdayaan KRTP, Kamis (22/1/2026). (Foto Dok Ho/Nul-RadarBangsa.co.id)

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lamongan Galih Yanuar Medi Pratama menyampaikan capaian program pemberdayaan KRTP, Kamis (22/1/2026). (Foto Dok Ho/Nul-RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Lamongan terus memperkuat strategi pengentasan kemiskinan melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat. Salah satu fokus utamanya adalah program pemberdayaan Kepala Rumah Tangga Perempuan (KRTP) yang masuk dalam program prioritas Yakin Semua Sejahtera (YSS).

Berbeda dari pola bantuan sosial berbasis charity, Pemkab Lamongan menggeser pendekatan pengentasan kemiskinan ke arah pemberdayaan ekonomi. Model ini dinilai lebih efektif karena menumbuhkan kemandirian, menyasar akar persoalan, serta menciptakan dampak berkelanjutan bagi penerima manfaat.

Program pemberdayaan KRTP telah berjalan sejak 2022. Hingga 2025, tercatat sebanyak 294 KRTP telah menerima manfaat dari berbagai kecamatan di Lamongan, mulai Babat, Brondong, Deket, Glagah, hingga wilayah pesisir dan selatan seperti Paciran, Solokuro, dan Ngimbang.

Seluruh penerima merupakan perempuan berusia 17–57 tahun, pernah menikah, terdata dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Desil 1–4, serta memiliki inkubasi usaha dan kemauan kuat untuk berwirausaha.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lamongan, Galih Yanuar Medi Pratama, mengatakan program ini akan terus berlanjut. Pada 2026, Pemkab menargetkan pemberdayaan 32 KRTP baru dengan dukungan modal usaha berupa uang tunai sebesar Rp4 juta per orang.

“Pemberdayaan KRTP merupakan realisasi nyata program Yakin Semua Sejahtera. Pendekatan ini lebih efektif karena langsung menyentuh akar kemiskinan, yakni kemandirian ekonomi keluarga,” ujar Galih Yanuar, Kamis (22/1/2026).

Ia menegaskan, pendampingan tidak berhenti pada penyaluran modal. Dinas Sosial melakukan monitoring dan evaluasi hingga tiga kali dalam setahun untuk memastikan keberlanjutan usaha.

“Hasilnya, seluruh KRTP masih aktif menjalankan usahanya. Tidak ada yang berhenti karena pendampingan terus dilakukan,” jelasnya.

Dampak program ini tercermin pada penurunan angka kemiskinan Lamongan. Pada 2023 tercatat 12,42 persen, turun menjadi 12,16 persen pada 2024, dan kembali menurun menjadi 12,03 persen pada 2025. Pemkab pun menargetkan angka kemiskinan 11,95 persen pada 2026.

“Capaian ini menunjukkan bahwa pemberdayaan adalah kunci. Ke depan, kami akan terus memperkuat program yang berpihak pada kemandirian masyarakat,” pungkas Galih Yanuar.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

230 Cakades di Sidoarjo Dikumpulkan, Subandi Singgung Politik Uang dan Ancaman Korupsi Desa
Pasar Tradisional di Sidoarjo Terancam Sepi, Bupati Subandi Siapkan Revitalisasi dan Digitalisasi Besar-Besaran
Koperasi Merah Putih Mulai Diperkuat, Puluhan Desa di Lubuk Linggau Dapat Kendaraan Operasional
Pemkab Jember Rekrut 31 Petugas Survei PBB, Ribuan Data Pajak Bermasalah Mulai Diburu
Lulusan Magang Kini Dapat Sertifikat Gratis, Menaker Sebut Jadi Senjata Baru Cari Kerja
Lamongan Genjot Modernisasi Pertanian, 3 Poktan Terima Combine Harvester untuk Percepat Panen
Bupati Lamongan Turunkan Mesin Panen Modern, Target Produksi Padi dan Luas Tanam Digenjot
DPRD Sampang Bongkar Evaluasi Kinerja Pemkab, LKPj Bupati 2025 Disorot demi Pelayanan Publik

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:13 WIB

230 Cakades di Sidoarjo Dikumpulkan, Subandi Singgung Politik Uang dan Ancaman Korupsi Desa

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:43 WIB

Pasar Tradisional di Sidoarjo Terancam Sepi, Bupati Subandi Siapkan Revitalisasi dan Digitalisasi Besar-Besaran

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:36 WIB

Koperasi Merah Putih Mulai Diperkuat, Puluhan Desa di Lubuk Linggau Dapat Kendaraan Operasional

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:20 WIB

Pemkab Jember Rekrut 31 Petugas Survei PBB, Ribuan Data Pajak Bermasalah Mulai Diburu

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:22 WIB

Lulusan Magang Kini Dapat Sertifikat Gratis, Menaker Sebut Jadi Senjata Baru Cari Kerja

Berita Terbaru