Pemkab Bangkalan dan PT Pupuk Indonesia Sepakati Digitalisasi Data Petani

Sabtu, 30 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bangkalan Lukman Hakim bersama Direktur Operasi PT Pupuk Indonesia, Dwi Satriyo Anurogo, menandatangani kesepakatan digitalisasi data petani di Pendopo Agung Bangkalan, Jumat (29/8/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Bangkalan Lukman Hakim bersama Direktur Operasi PT Pupuk Indonesia, Dwi Satriyo Anurogo, menandatangani kesepakatan digitalisasi data petani di Pendopo Agung Bangkalan, Jumat (29/8/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan bersama PT Pupuk Indonesia resmi menandatangani kesepakatan bersama mengenai Program Pendataan Petani dan Lahan Pertanian Berbasis Digital. Penandatanganan dilakukan di Pendopo Agung Bangkalan, Jumat (29/8/2025), disaksikan jajaran pemerintah daerah, petani, serta perwakilan Pupuk Indonesia.

Direktur Operasi PT Pupuk Indonesia, Dwi Satriyo Anurogo, menyebut kerja sama ini sebagai tonggak awal transformasi pertanian presisi di Indonesia. Menurutnya, Bangkalan dipilih sebagai lokasi pertama pelaksanaan proyek percontohan pemetaan lahan pertanian berbasis geospasial.

“Kami mendapat dukungan dari Bapak Bupati untuk melakukan pilot proyek. Ini artinya kami akan melakukan pemetaan secara akurat, secara geospasial, untuk lahan yang ada di Kabupaten Bangkalan. Proyek ini yang pertama di Indonesia,” kata Dwi Satriyo.

Ia menjelaskan, sistem digitalisasi ini nantinya akan mencatat data petani secara detail, mulai dari nama pemilik lahan, jenis tanaman yang diusahakan, hingga kebutuhan dosis pupuk sesuai kondisi lahan. Data yang akurat diharapkan menjadi dasar kebijakan penyaluran pupuk agar lebih tepat sasaran.

“Transformasi digital ini akan menjadi fondasi perencanaan pupuk dan peningkatan produktivitas secara presisi. Jika proyek di Bangkalan berhasil, kami akan scale up ke tingkat nasional sesuai arahan kementerian,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Bangkalan Lukman Hakim menilai kesepakatan ini sejalan dengan kebutuhan daerah dalam memperbaiki distribusi pupuk subsidi yang selama ini kerap bermasalah. Ia menilai digitalisasi data petani akan mengatasi masalah klasik seperti data ganda atau ketidakakuratan penerima manfaat.

“Selama ini masih banyak persoalan dobel data sehingga pemanfaatan subsidi pupuk tidak tepat sasaran. Dengan digitalisasi ini, data petani dan sawah akan lebih akurat, *by name by address*, sehingga benar-benar membantu petani mengakses pupuk subsidi,” ujar Lukman.

Bupati juga menegaskan bahwa program ini menjadi bagian dari agenda strategis Pemkab Bangkalan dalam meningkatkan produktivitas pertanian menuju 2026. Menurutnya, langkah ini bukan hanya soal distribusi pupuk, tetapi juga menyangkut kesejahteraan petani yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.

“Kami berharap program ini bisa menjadi solusi agar distribusi pupuk subsidi lebih merata, tepat sasaran, dan mendorong kesejahteraan petani Bangkalan,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru