Pemkab Bangkalan Evaluasi Etos Kerja ASN, TPP Didorong Berbasis Kinerja

Jumat, 23 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda dan Wakil Bupati Bangkalan saat kegiatan evaluasi kinerja pelayanan publik di lingkungan Pemkab Bangkalan, Kamis (22/1/2026) Foto Dok Ho/Nul - RadarBangsa.co.id)

Sekda dan Wakil Bupati Bangkalan saat kegiatan evaluasi kinerja pelayanan publik di lingkungan Pemkab Bangkalan, Kamis (22/1/2026) Foto Dok Ho/Nul - RadarBangsa.co.id)

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id — Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, menegaskan komitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui kegiatan Penjelasan Instrumen Eksisting Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP). Evaluasi ini menjadi respons atas menurunnya etos kerja aparatur dan turunnya capaian kualitas pelayanan publik daerah.

Kegiatan yang digelar di lingkungan Pemkab Bangkalan itu dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Bangkalan Ismed Efendi, Wakil Bupati Bangkalan Fauzan Ja’far, serta seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Bangkalan,pada Kamis (22/1/2026)

Dalam arahannya, Sekda Bangkalan Ismed Efendi secara terbuka menyoroti penurunan etos kerja aparatur. Ia meminta seluruh OPD tidak abai terhadap disiplin, profesionalisme, dan tanggung jawab pelayanan kepada masyarakat.

“Etos kerja saat ini cenderung menurun dan ini harus menjadi perhatian bersama. Kita harus terus meningkatkan kualitas kerja dan tidak berhenti atau merasa cukup dengan kondisi yang ada,” tegas Ismed.

Menurutnya, peningkatan kinerja aparatur menjadi kunci utama untuk menghadirkan pelayanan publik yang prima, efektif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Evaluasi berkala dinilai penting agar OPD mampu menyesuaikan diri dengan tuntutan pelayanan yang terus berkembang.

Senada dengan itu, Wakil Bupati Bangkalan Fauzan Ja’far menekankan pentingnya penerapan sistem Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) berbasis kinerja. Ia menilai pemberian TPP harus mencerminkan kontribusi nyata dan capaian kerja masing-masing aparatur.

“TPP harus berbasis kinerja. Di beberapa daerah seperti Kabupaten Banyuwangi, TPP tidak disamaratakan. ASN dengan kinerja baik tentu mendapatkan penilaian yang baik, sementara yang kinerjanya belum maksimal akan berbeda,” ujarnya.

Pada forum tersebut juga disampaikan bahwa kualitas pelayanan publik di Kabupaten Bangkalan tercatat mengalami penurunan. Kondisi ini dipengaruhi oleh meningkatnya indikator penilaian dari Kementerian PANRB yang kini semakin ketat, terukur, dan komprehensif.

Meski demikian, Pemkab Bangkalan menegaskan penurunan tersebut menjadi bahan evaluasi strategis, bukan alasan untuk melemah. Pemerintah daerah berkomitmen melakukan pembenahan menyeluruh, mulai dari sistem kerja, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga penguatan budaya kerja aparatur.

“Evaluasi ini menjadi momentum perbaikan agar pelayanan publik Bangkalan semakin berkualitas, responsif, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkas Fauzan.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
Panen Padi MT II Capai 11,3 Ton per Hektare, Petani Truni Lamongan Siap Percepat MT III
Harga Tembakau Lamongan Tembus Rp52 Ribu per Kilogram, Petani Dapat Kabar Baik
Workshop Nasional MATRIX RSUD H. Moh Ruslan Mataram Uji Kesiapsiagaan Bencana Lewat Simulasi Lapangan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Rabu, 16 September 2026 - 09:32

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya

Rabu, 16 September 2026 - 09:27

Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen

Rabu, 16 September 2026 - 09:03

Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi

Berita Terbaru