BANGKALAN, RadarBangsa.co.id — Pemerintah Kabupaten Bangkalan memperkuat kolaborasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Bangkalan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Sinergi tersebut mengemuka dalam pelantikan Ketua dan Pengurus IDI Cabang Bangkalan periode 2026–2029 di Pendopo Agung Kabupaten Bangkalan, Jumat (21/8/2026).
Pemkab Bangkalan menilai kolaborasi dengan organisasi profesi kesehatan penting untuk memastikan pelayanan kesehatan semakin berkualitas, merata, dan mampu menjangkau masyarakat hingga wilayah perkampungan dan pelosok.
Wakil Bupati Bangkalan Moch. Fauzan Ja’far mengatakan, pembangunan sektor kesehatan tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah. Keterbatasan anggaran dan kebijakan efisiensi menjadi tantangan yang perlu dihadapi melalui kerja sama dengan berbagai pihak.
“Pembangunan kesehatan ini tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah. Kita membutuhkan kolaborasi dengan organisasi profesi, fasilitas kesehatan, tenaga medis, serta seluruh elemen masyarakat,” ujar Fauzan.
Menurut Fauzan, IDI memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah daerah, khususnya dalam merumuskan sekaligus mendukung program kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Karena itu, Pemkab Bangkalan menyambut baik kepengurusan baru IDI Cabang Bangkalan. Pemerintah daerah berharap organisasi profesi tersebut semakin aktif memperkuat sinergi dalam menghadirkan layanan kesehatan yang dapat dirasakan langsung masyarakat.
“Kami berharap IDI dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah. Bersama-sama kita dorong agar masyarakat Bangkalan mendapatkan pelayanan kesehatan yang semakin baik dan mudah diakses,” imbuhnya.
Dukungan terhadap penguatan pelayanan kesehatan juga disampaikan Ketua IDI Wilayah Jawa Timur, dr. Budi Himawan, Sp.U, FICS. Ia mendorong para dokter di Kabupaten Bangkalan menjaga kekompakan organisasi sekaligus meningkatkan kompetensi dan pengabdian kepada masyarakat.
Budi menilai keberadaan IDI harus mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di daerah.
“Terus memberikan kontribusi terbaiknya untuk masyarakat Kabupaten Bangkalan, utamanya di bidang kesehatan,” ujarnya.
Ia juga berharap dokter yang tergabung dalam IDI tidak hanya solid secara organisasi, tetapi aktif memberikan pelayanan kepada masyarakat hingga wilayah perkampungan.
“Kita harapkan dokter yang tergabung dalam IDI akan terus solid, terus kompak, memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat, terutama yang ada di kampung,” katanya.
Budi selanjutnya mendorong IDI Bangkalan membangun program bersama dengan Dinas Kesehatan, RSUD Syamrabu, serta organisasi profesi lainnya. Program tersebut diarahkan pada pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat.
IDI juga diharapkan turut mendukung pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan.
Pada kesempatan yang sama, Nurul Hidayat kembali dipercaya memimpin IDI Cabang Bangkalan untuk periode 2026–2029. Kepengurusan baru tersebut membawa agenda penguatan organisasi sekaligus peningkatan manfaat IDI bagi masyarakat.
Nurul menegaskan, IDI harus menjadi rumah bersama bagi seluruh dokter di Bangkalan. Organisasi tersebut diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat solidaritas, berbagi informasi, serta memberikan dukungan dan perlindungan organisasi bagi para anggota.
“Kami ingin IDI menjadi rumah yang solid dan kompak bagi seluruh dokter. Tempat untuk saling mendukung, berbagi informasi, sekaligus memberikan perlindungan organisasi bagi anggota,” kata Nurul.
Ia mengatakan program kerja kepengurusan baru tidak hanya berfokus pada kepentingan internal organisasi. IDI Bangkalan juga ingin memperbesar kontribusi dan manfaatnya bagi masyarakat.
“Fokus kami bukan hanya memperkuat organisasi, tetapi bagaimana keberadaan IDI dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Untuk itu, kami siap berkolaborasi dengan Pemkab Bangkalan, RSUD Syamrabu, Dinas Kesehatan, dan organisasi profesi lainnya,” pungkasnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar