Wakil Bupati Kendal, Benny Karnadi, menyampaikan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab, memastikan kelompok disabilitas mendapatkan kesempatan sama dalam mengelola keuangan dan meningkatkan kualitas hidup.
Pernyataan itu disampaikan Benny saat menghadiri kegiatan literasi keuangan yang digelar di Pendopo Tumenggung Bahurekso, Kamis (18/9/2025).
Ia mengakui masih ada keterbatasan akses bagi penyandang disabilitas, terutama dalam hal pemahaman dan pemanfaatan layanan keuangan.
“Pemerintah daerah hadir untuk memberikan edukasi literasi keuangan agar penyandang disabilitas bisa mengelola keuangan dengan baik dan meraih kemandirian. Tujuannya adalah agar mereka mendapatkan kemudahan finansial dan dapat berkarya lebih baik lagi,” terang Benny.
Benny menekankan bahwa langkah ini sejalan dengan program “Kendal Ramah Disabilitas” yang telah dideklarasikan sebelumnya. Pemerintah daerah, katanya, bertekad membantu penyandang disabilitas semaksimal mungkin, tidak hanya melalui fasilitas fisik tetapi juga melalui peningkatan kapasitas finansial.
Kegiatan literasi keuangan ini melibatkan kerja sama antara Special Olympics Indonesia (SOIna) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kolaborasi tersebut menjadi bukti komitmen bersama untuk menciptakan masyarakat yang lebih inklusif dan berdaya.
Dengan edukasi keuangan yang tepat, para penyandang disabilitas diharapkan mampu mengelola keuangan secara mandiri, membuka peluang usaha, serta meningkatkan kesejahteraan mereka.
Penulis : Rob
Editor : Arifin Zaenul


















Komentar