Pemkab Lamongan Paparkan Arah APBD 2025, PAD Tumbuh dan Belanja Diperkuat

Selasa, 23 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyampaikan jawaban eksekutif atas pandangan umum fraksi terhadap Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 di Kantor DPRD Lamongan, Senin (22/6). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyampaikan jawaban eksekutif atas pandangan umum fraksi terhadap Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 di Kantor DPRD Lamongan, Senin (22/6). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Lamongan menyampaikan jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Nota Pengantar Raperda Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Lamongan, Senin (22/6). Dalam forum itu, eksekutif menegaskan arah pengelolaan keuangan daerah tetap diarahkan pada tata kelola yang akuntabel dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengapresiasi masukan yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD. Menurutnya, pandangan legislatif menjadi bagian penting dari mekanisme pengawasan agar pelaksanaan pembangunan daerah tetap berada di jalur yang tepat dan memberi dampak langsung bagi publik.

Pak Yes menjelaskan bahwa pengelolaan APBD tidak berhenti pada capaian administrasi keuangan. Ia menekankan bahwa anggaran harus mampu mendorong penurunan kemiskinan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pertumbuhan ekonomi daerah.

“Pengelolaan APBD bukan hanya tentang capaian administrasi keuangan, tetapi bagaimana anggaran yang dikelola mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menurunkan kemiskinan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” tutur Pak Yes.

Dari sisi pendapatan, Pemkab Lamongan mencatat pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 21,70 persen dibanding tahun sebelumnya. Untuk menjaga tren itu, pemerintah daerah mengoptimalkan digitalisasi penerimaan, memutakhirkan basis data potensi pendapatan, serta memperkuat pengawasan agar kepatuhan wajib pajak meningkat dan kebocoran penerimaan dapat dicegah.

Eksekutif juga menyiapkan roadmap peningkatan kapasitas fiskal daerah melalui diversifikasi sumber pendapatan. Langkah ini ditempuh untuk memperkuat kemandirian fiskal sekaligus menjaga ruang gerak pembiayaan program pembangunan di tahun-tahun mendatang.

Pada sektor badan usaha milik daerah, Pemkab Lamongan menyebut evaluasi dan pembinaan terus dilakukan secara konsisten. Penguatan kinerja BUMD diarahkan pada prinsip transparansi, akuntabilitas, mitigasi risiko, dan tata kelola perusahaan yang baik agar kontribusinya terhadap daerah tetap terjaga.

Di bidang pendidikan, anggaran fungsi pendidikan disebut melampaui mandatory spending sebesar 28 persen. Dana tersebut digunakan untuk peningkatan sarana dan prasarana SD dan SMP, penanganan anak tidak sekolah melalui inovasi AKSI BIRU, serta pemenuhan kebutuhan tenaga pendidik melalui transisi dan pemetaan 637 formasi PPPK di lingkungan Dinas Pendidikan.

Sektor kesehatan juga menjadi perhatian melalui penjagaan cakupan Universal Health Coverage (UHC). Pemkab Lamongan melakukan pemutakhiran data DTSEN, optimalisasi kepesertaan BPJS, serta penguatan inovasi Lamongan Sehat Dengan Kunjungan Rumah atau LASERKU di puskesmas maupun rumah sakit daerah.

Di luar itu, pengawasan kepatuhan perusahaan terhadap hak-hak pekerja terus ditingkatkan. Pada sektor pertanian, peternakan, dan perikanan, pemerintah daerah menargetkan optimalisasi luas tambah tanam, penguatan sarana produksi, stabilitas harga hasil pertanian, dan peningkatan produktivitas petani, peternak, serta nelayan sebagai bagian dari Program Prioritas Lumbung Pangan Lamongan.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
Panen Padi MT II Capai 11,3 Ton per Hektare, Petani Truni Lamongan Siap Percepat MT III
Harga Tembakau Lamongan Tembus Rp52 Ribu per Kilogram, Petani Dapat Kabar Baik
Workshop Nasional MATRIX RSUD H. Moh Ruslan Mataram Uji Kesiapsiagaan Bencana Lewat Simulasi Lapangan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Rabu, 16 September 2026 - 09:32

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya

Rabu, 16 September 2026 - 09:27

Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen

Rabu, 16 September 2026 - 09:03

Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi

Berita Terbaru