LUBUKLINGGAU, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kota Lubuklinggau bersama Polres Lubuklinggau membagikan paket sembako kepada para pengemudi ojek online (ojol) di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, Rabu (18/3/2026). Kegiatan ini digelar di halaman Mapolres setempat sebagai bagian dari kepedulian sosial di bulan Ramadan 1447 Hijriah.
Bantuan tersebut menyasar komunitas ojol yang tergabung dalam berbagai platform, seperti Grab, Maxim, dan Gojek, guna membantu meringankan beban ekonomi mereka selama bulan puasa.
Pembagian sembako dilakukan secara langsung oleh jajaran Polres Lubuklinggau bersama perwakilan Pemerintah Kota. Paket bantuan berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan bahan pangan lainnya.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah dan kepolisian sebagai bentuk perhatian terhadap kelompok pekerja sektor informal. Terlebih, pengemudi ojol dinilai memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat sehari-hari.
Momentum Ramadan dimanfaatkan sebagai ajang memperkuat solidaritas sosial, khususnya kepada masyarakat yang terdampak tekanan ekonomi. Para pengemudi ojol menjadi salah satu kelompok yang dinilai membutuhkan dukungan tersebut.
Kapolres Lubuklinggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi mengatakan, kegiatan ini merupakan komitmen kepolisian dalam membantu masyarakat. “Kami berharap paket sembako ini dapat membantu meringankan beban ekonomi para pengojek online di bulan Ramadan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Lubuklinggau, Febrio Fadillah, yang mewakili Wali Kota, menegaskan bahwa program ini bentuk nyata kepedulian pemerintah. “Kami akan terus berupaya hadir membantu masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan,” katanya.
Program bantuan sosial ini dinilai berdampak langsung bagi penerima, terutama dalam menjaga daya beli kebutuhan pokok selama Ramadan. Selain itu, sinergi antara pemerintah dan aparat keamanan memperkuat kepercayaan publik terhadap pelayanan sosial.
Kegiatan semacam ini juga berpotensi menjaga stabilitas sosial dan ekonomi di tingkat lokal, khususnya bagi pekerja sektor informal yang rentan terhadap fluktuasi pendapatan.
Pemerintah dan kepolisian berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Upaya ini tidak hanya membantu secara ekonomi, tetapi juga mempererat hubungan antara pemerintah, aparat, dan masyarakat.
Penulis : Ari
Editor : Zainul Arifin


















Komentar